indotnesia

Ramai Kasus Money Laundering, Begini Cara Menghindari Modus Pencucian Uang

Indotnesia Suara.Com
Jum'at, 31 Maret 2023 | 17:00 WIB
Ramai Kasus Money Laundering, Begini Cara Menghindari Modus Pencucian Uang
Pencucian uang termasuk tindak pidana sehingga pelakunya harus berhadapan dengan hukum. (Pexels/Kuncheek)

Indotnesia - Nama artis Raffi Ahmad menjadi perbincangan publik setelah muncul dugaan dirinya terlibat dalam kasus pencucian uang. Ia terseret dalam kasus dugaan pencucian uang eks Ditjen pajak Rafael Alun Trisambodo.

Pasalnya, muncul nama artis berinisial R dalam pusaran kasus tersebut. Tapi, dugaan keterlibatan Raffi langsung dibantah oleh sang manajer, Prio Bagja Anugrah.

Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rafael diduga telah menerima gratifikasi selama 12 tahun mulai dari 2011. Kini, ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Pencucian uang termasuk tindak pidana sehingga pelakunya harus berhadapan dengan hukum. Lalu, sebenarnya apa sih pencucian uang itu?

Melansir laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pencucian uang atau money laundering adalah upaya menyembunyikan atau menyamarkan uang atau dana yang diperoleh dari aksi kejahatan atau tindak pidana sehingga seolah-olah tampak menjadi harta kekayaan yang sah.

Istilah tersebut muncul pertama kali pada 1920 di Amerika Serikat, di mana para mafia memperoleh uang dari hasil kejahatan seperti perjudian, pemerasan, hingga perdagangan narkotika.

Mereka membeli perusahaan resmi untuk menggabungkan uang haram tersebut sehingga seakan-akan kekayaan mereka berasal dari sumber yang sah.

Di Indonesia, tindak pidana pencucian uang diatur dalam UU No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan sebagai masyarakat untuk menghindari modus pencucian uang? 

Baca Juga: 5 Resep Olahan Sehat dari Kurma yang Cocok untuk Bulan Puasa

OJK mengimbau agar masyarakat tidak membeli harta yang status kepemilikannya tidak jelas. Kita juga harus tegas menolak pemberian dana tanpa kejelasan peruntukannya.

Selain itu, masyarakat juga harus menolak mendanai pembelian bahan kimia berbahaya untuk kegiatan terorisme. Kita juga jangan sampai terlibat dalam pengumpulan dana oleh yayasan peruntukannya juga nggak jelas.

Yang nggak kalah penting, tegas menolak untuk menyimpan dana orang lain pada rekening pribadi, yang dananya nggak punya kejelasan asal usulnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI