Indotnesia - Penyanyi Ariana Grande baru-baru ini kena body shaming atau ejekan terhadap bentuk tubuhnya dari berbagai komentar di media sosial. Sebagian dari mereka menilai penampilan Ariana terlihat sangat kurus.
Menanggapi hal tersebut, Ariana memberi tanggapan melalui akun TikToknya. Melansir Billboard, Selasa (11/4/2023), perempuan berusia 29 tahun itu berbicara tentang apa artinya menjadi seseorang yang memiliki tubuh, yang kerap menjadi perhatian dekat dan dilihat publik.
Menurutnya, masyarakat harus berpikir lebih lembut dalam mengomentari tubuh seseorang. Jangan berpikir komentar terhadap tubuh seseorang tersebut justru bermaksud baik. Sementara, kita tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi.
“Sehat, tidak sehat, besar, kecil, ini, itu, seksi, tidak seksi. Seharusnya nggak (komentar) kayak gitu,” ujarnya.
“Kita harus benar-benar berusaha untuk nggak melakukan hal tersebut terus-menerus,” imbuhnya.
Dia berpendapat ada cara lain yang lebih baik untuk memuji seseorang ketimbang hanya berfokus pada penampilan fisik mereka. Atau lebih baik lagi kalau kita dapat memilih untuk nggak mengkritik bentuk tubuh atau penampilan orang lain.
“Tapi aku juga mau bilang satu hal, cantik itu beragam,” katanya.
“Ada banyak cara berbeda untuk tampil sehat dan cantik,” tuturnya.
Ariana mengatakan dirinya yang paling tahu secara pribadi tentang tubuhnya. Dia juga menjelaskan ia mengonsumsi antidepresan dan mengalami pola makan buruk.
Baca Juga: Lirik Lagu Golden Hour Mark NCT yang Terinspirasi dari Drama Telur
“Dan pada titik terendah dalam hidup saya ketika saya melihat cara kalian menganggap saya ‘sehat’,” ujarnya.
“Tapi itu sebenarnya bukan tentang kesehatanku Saya tahu saya nggak harus menjelaskannya, tapi saya merasa memiliki keterbukaan dan semacam kerentanan di sini, sesuatu yang mungkin bisa saja menghasilkan sesuatu yang baik,” jelasnya.