Indotnesia - Perusahaan produksi mainan asal Amerika Serikat, Mattel merilis boneka Barbie edisi down syndrome untuk pertama kalinya, pada Selasa (25/4/2023).
Lewat unggahan di akun Instagram @mattel, pihaknya menjelaskan bahwa produk Barbie yang dibuat merupakan hasil kerjasama dengan yayasan National Down Syndrome Society (NDSS).
“Dirancang untuk kerjasama dengan National Down Syndrome Society (NDSSorg), @Barbie dengan bangga memperkenalkan boneka Barbie pertama dengan down syndrome,” tulis Mattel dalam keterangan video promosi yang diunggahnya.
Lebih lanjut, perusahaan mainan milik Ruth Handler dan sang suami itu menjelaskan pembuatan Barbie down syndrome dilakukan untuk mengajarkan empati pada anak lewat permainan boneka.
Selain itu, diharapkan juga anak lebih memiliki kemampuan sosial dalam menumbuhkan rasa inklusivitas dimana saja.
“Dengan debut boneka ini, Barbie berharap untuk terus memberikan lebih banyak kesempatan kepada anak-anak untuk melihat diri mereka sendiri dalam Barbie, mencerminkan dunia yang mereka lihat di sekitar mereka dengan lebih baik, dan menumbuhkan rasa inklusivitas untuk anak-anak di mana saja,” lanjutnya.
Untuk mempromosikan keberagaman lewat Barbie edisi down syndrome, Mattel menggandeng model asal Inggris Ellie Goldstein yang juga memiliki down syndrome.
Melalui akun Instagram pribadinya, @elliejg16_zebedeemodel, model berusia 21 tahun itu mengungkapkan kegembiraannya dalam menyambut produk Barbie down syndrome untuk pertama kalinya.
“Ketika saya melihat boneka itu saya merasa sangat emosional, dan bangga. Sangat berarti bagi saya bahwa anak-anak dapat bermain dengan boneka dan belajar bahwa setiap orang berbeda,” tulisnya dalam keterangan video potret dirinya saat bermain dengan boneka Barbie down syndrome.
Baca Juga: Lirik Lagu Throw A Dice, Single Debut Boy Grup XODIAC
Elie menegaskan, lewat produk Barbie versi down syndrome itu dapat mewujudkan terciptanya empati terhadap keberagaman yang lebih luas, sehingga setiap orang dengan kelainan genetik tersebut tidak perlu malu terhadap dirinya sendiri.
Diketahui, produk boneka Barbie edisi down syndrome telah dijual secara pre order lewat toko mainan Smyths mulai Selasa, 25 April 2023.
Selain versi down syndrome, Barbie Fashionistas juga menghadirkan boneka Barbie dengan kaki buatan, menggunakan kursi roda, hingga Barbie laki-laki dengan postur tubuh kurus dan memiliki sedikit otot.