Viral, Alasan Ilmiah Orang Sunda Nggak Bisa Lafalkan Huruf F

Indotnesia

Kamis, 27 April 2023 | 12:09 WIB
Viral, Alasan Ilmiah Orang Sunda Nggak Bisa Lafalkan Huruf F
Ada penjelasan ilmiah kenapa orang Sunda tidak bisa melafalkan huruf 'f'. (Freepik)

Indotnesia - Sebuah video di Twitter viral karena menjelaskan secara ilmiah kenapa orang Sunda nggak bisa mengucapkan huruf “F”. Video yang diunggah oleh akun @upi_lawas pada Rabu (26/4/2023) itu memuat penjelasan dari Profesor Linguistik Universitas Pendidikan Indonesia Eri Kurniawan.

Dalam video yang telah ditonton lebih dari 15 ribu kali itu memperlihatkan Prof Eri Kurniawan membantah cuplikan video Guru Gembul, pengajar dan content creator, yang menyebut orang Sunda nggak bisa melafalkan bunyi “f” karena malas.

Menurut Prof Eri, hal itu juga sama saja mengklaim kalau alasan orang Jepang dan Korea tidak bisa membedakan bunyi ‘l’ dan ‘r’ karena malas. Padahal, orang Jepang dan Korea terkenal sebagai pekerja keras.

Video yang juga diunggah di akun YouTube Prof Erikurn itu menyebutkan bunyi ‘f’ tidak bisa dilafalkan secara spontan oleh orang Sunda karena bunyi itu bukan bagian dari fonem bahasa Sunda.

“Artinya bunyi ‘f’ tidak ada dalam daftar bunyi konsonan dalam bahasa Sunda,” ujar Prof Eri. 

Tapi bagaimana dengan kata ‘fitnah’? Prof Erin mengatakan kata ‘fitnah’ berasal dari bahasa Arab. Kalau pun ada kata-kata dalam bahasa Sunda yang memakai huruf ‘f’, biasanya merupakan kata pinjaman dari bahasa lain.

“Nah, karena bunyi ‘f’ tidak ada dalam daftar bunyi asli bahasa Sunda, wajar saja kalau orang Sunda akan mencari padanan bunyi terdekat,” jelasnya.

“Karena titik artikulasi ‘f’ itu bilabial, maka bunyi terdekatnya adalah ‘p’ yang juga biabial,” imbuhnya. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bilabial adalah bunyi atau fonem yang terjadi karena penyempitan kedua bibir, misalnya p, b, dan m. 

baca juga

“Makanya orang Sunda melafalkan kata yang ada bunyi f-nya dengan p, sehingga kata fitnah menjadi pitnah,” kata Prof Eri.

Lalu, apa saja sih bunyi konsonan dalam bahasa Sunda?

Bahasa Sunda memiliki 18 huruf konsonan, yakni p, b, t, d, k, g, c, j, h, ng, ny, m, n, s, w, l, r, dan y. Jadi nggak ada ‘f’, makanya f menjadi p dan v menjadi p. 

Sementara itu, bahasa Sunda punya 7 huruf vokal yakni suara vokal murni (a, é, i, o, u) dan dua huruf vokal netral e (pepet) dan eu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Tradisi Rayahan Gunungan Grebeg Syawal di Yogyakarta

Mengenal Tradisi Rayahan Gunungan Grebeg Syawal di Yogyakarta

Indotnesia | Minggu, 23 April 2023 | 11:08 WIB

Mengenal Nasi Timbel, Makanan Khas Sunda yang Legendaris

Mengenal Nasi Timbel, Makanan Khas Sunda yang Legendaris

Indotnesia | Senin, 20 Februari 2023 | 17:47 WIB

Mengenal Laden Dodok, Tradisi Khas Jawa Tengah yang Dilakukan Oleh Laki-laki

Mengenal Laden Dodok, Tradisi Khas Jawa Tengah yang Dilakukan Oleh Laki-laki

Indotnesia | Kamis, 08 Desember 2022 | 13:23 WIB

Terkini

Drama Adu Penalti di Arlington! Mesir Singkirkan Australia Segel Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

Drama Adu Penalti di Arlington! Mesir Singkirkan Australia Segel Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 04 Juli 2026 | 06:47 WIB

Politik Selebritas: Ketika Pejabat Dipuja Layaknya Artis Idola

Politik Selebritas: Ketika Pejabat Dipuja Layaknya Artis Idola

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 06:25 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

×