Indotnesia - Media sosial tengah dihebohkan dengan video viral yang beredar memperlihatkan sejumlah warga di Philadelphia, Amerika Serikat terlihat seperti zombie karena pengaruh konsumsi narkoba tranq.
Diketahui, wilayah Kensington di Philadelphia Pennsylvania yang terletak di sebelah sungai Delaware terkenal sebagai pasar terbuka untuk aktivitas jual beli narkoba.
Oleh karena itu, kawasan tersebut dikenal sebagai pusat para pecandu narkoba dan banyak dari mereka melamun atau pingsan di pinggir jalan.
Kawasan ini juga merupakan tempat bagi tunawisma atau orang yang tidak memiliki tempat tinggal tetap untuk berkumpul dan komunitasnya terus berkembang.
Menurut Departemen Kesehatan dan Dewan Kesehatan Philadelphia, tranq memiliki efek mengerikan hingga membuat penggunanya seperti zombie.
"Xylazine telah menghantam Philadelphia dengan sangat keras, menyebabkan peningkatan kematian akibat overdosis serta luka parah yang dapat menyebabkan sepsis dan amputasi,” ungkapnya, seperti dilansir dari Marca, Selasa (30/5/2023).
Nah, untuk mengetahui apa itu tranq dan dampaknya hingga mengakibatkan penggunanya seperti zombie, simak penjelasannya di bawah ini.
Apa Itu Tranq?
Tranq atau dikenal secara medis dengan nama obat xylazine merupakan obat penenang yang digunakan untuk meningkatkan efek dari narkoba jenis heroin, kokain, dan fentanil.
Baca Juga: Profil Min Yoongi yang Sukses Gelar Konser Agust D D-DAY Tour di Jakarta
Pada dasarnya, xylazine biasanya dikombinasikan dengan heroin dan fentanil yang digunakan dalam dunia kedokteran sebagai obat untuk menginduksi sedasi dan pereda nyeri serta relaksasi otot pada sapi dan kuda.
Kasus meningkatnya penggunaan xylazine di Amerika Serikat pada manusia mulai terjadi di tahun 2018 setelah obat itu populer dikenal dapat menambah efek perasaan euforia yang dihasilkan seperti efek opioid atau pereda nyeri.
Ketika xylazine disuntikkan, dalam jangka panjang menyebabkan kematian jaringan pada tubuh yang membuat penggunanya tidak merasakan sakit pada luka terbuka yang dialaminya.
Hal tersebut lantas membuat xylazine dijuluki sebagai obat zombie, karena pengguna tidak merasakan sakit, tetapi penyakitnya itu justru memburuk.
Overdosis xylazine mengakibatkan efek samping berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.
Seperti halnya yang terjadi di Philadelphia, pengguna xylazine akan berkeliaran di jalanan seperti orang kesurupan, tidak menyadari gerakan mereka hingga tergeletak di trotoar seperti zombie yang tidak sadarkan diri.
Efek dari overdosis xylazine juga dapat terlihat seperti overdosis opioid, di antaranya seperti terjadinya sedasi atau infeksi, pernapasan lambat, detak jantung lambat, infeksi kulit yang terus memburuk, pupil mata mengecil, dan amnesia.