Calon Pengantin, Ini Daftar Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah

Indotnesia Suara.Com
Minggu, 11 Juni 2023 | 18:27 WIB
Calon Pengantin, Ini Daftar Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan. (Pexels/Martin Lopez)

Indotnesia - Berbagai persiapan sebelum menikah nggak cuma sekadar mengurus gedung, undangan, baju, katering, dan lain-lain. Ternyata, ada persiapan jelang menikah yang berhubungan dengan kesehatan yang bisa dilakukan di puskesmas.

Hal ini tentu saja untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, termasuk riwayat masalah kesehatan dan risiko gangguan tertentu. Pemeriksaan kesehatan ini juga bertujuan mencegah penyakit menular seksual.

Lalu apa saja sih rangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum menikah, berikut daftar lengkapnya seperti dikutip dari situs Kementerian Kesehatan:

Pemeriksaan darah

Calon pengantin harus menjalani pemeriksaan darah yang mencakup leukosit, hematokrit, trombosit, Hb, eritrosit, hingga laju endap darah. Untuk perempuan, pemeriksaan Hb berguna untuk mengetahui risiko thalasemia.

Thalasemia adalah kelainan darah yang disebabkan kurangnya Hb atau hemoglobin pada sel darah merah. Pencegahan bisa dilakukan dengan menghindari pernikahan dengan kerabat dekat.

Tes golongan darah dan rhesus

Pemeriksaan ini untuk mengetahui kecocokan antara rhesus dengan efeknya terhadap ibu dan anak. Rhesus negatif pada perempuan dan rhesus positif pada pria berisiko menimbulkan ketidaksesuaian sehingga fatal pada anak.

Deteksi hepatitis B

Baca Juga: Ternyata Begini Kisah Awal Mula Tradisi Pesta Gender Reveal

Dengan pemeriksaan, kemungkinan transmisi hepatitis B melalui hubungan seksual dapat dicegah. Hepatitis B termasuk penyakit berbahaya karena menyebabkan cacat fisik hingga kematian pada bayi.

Tes TORCH

Jenis penyakit yang ditimbulkan oleh Toxoplasma, Rubella, dan Herpes ini sebaiknya dilakukan untuk menghindari keguguran dan kelahiran prematur.

Pemeriksaan HIV/AIDS

Jenis tes ini bersifat wajib karena tercantum dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan. Pemeriksaan dilakukan dengan memakai sampel darah masing-masing calon pengantin.

Tes gula darah

Pemeriksaan kadar gula darah untuk mengetahui penyakit diabetes sehingga pasangan dapat mengantisipasi komplikasi, terutama perempuan yang akan hamil dan hormonnya kurang stabil.

Tes urine

Pemeriksaan ini untuk mengetahui penyakit sistemik atau metabolik berdasarkan warna, bau, dan jumlah urin.

Pemeriksaan umum

Melansir situs FKKMK UGM, pemeriksaan umum mencakup suhu badan, nadi, frekuensi napas, dan tekanan darah.

Pemeriksaan status gizi

Pemeriksaan ini untuk mengetahui status gizi seperti berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, dan sebagainya.

Bagi perempuan, status gizi terkait dengan persiapan kehamilan yang mencakup pengukuran indeks massa tubuh atau IMT. Apabila IMT <17,0, maka termasuk kategori sangat kurus dengan kekurangan berat badan tingkat berat atau kurang energi kronik (KEK) tingkat berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI