Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:10 WIB
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
Presiden ke-7 Jokowi bakal keliling Indonesia demi PSI. (Suara.com/Ari Welianto)
baca 10 detik
  • Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menanggapi santai rencana kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah setelah kondisi kesehatannya pulih.
  • PDIP tidak merasa terancam dan meyakini kunjungan Jokowi justru membuat internal partai semakin solid bergerak.
  • Djarot menyarankan Jokowi menunjukkan bukti fisik ijazah saat safari untuk mengakhiri polemik keaslian ijazah di mata masyarakat.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat, menanggapi santai rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang akan melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah di Indonesia setelah kondisi kesehatannya pulih.

Beberapa daerah yang disebut akan dikunjungi antara lain Sumatera Barat, Lampung, dan NTT.

Ia menegaskan, bahwa PDIP tidak merasa terancam dengan langkah politik tersebut, meskipun daerah-daerah yang akan dikunjungi merupakan basis massa partai pada Pemilu 2024.

Sebaliknya, Djarot meyakini kehadiran Jokowi di lapangan justru akan memicu kader PDIP untuk bergerak lebih kuat.

"Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah itu, partai kita semakin solid ya. Partai kita akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah," ujar Djarot ditemui di Kawasan Mangga Dua, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

"Jadi silakan saja beliau keliling ke mana pun, bebas ya," Djarot menambahkan.

Namun, Djarot memberikan catatan menarik terkait rencana safari tersebut.

Ia menyarankan agar momentum bertemu masyarakat tersebut dimanfaatkan Jokowi untuk mengakhiri polemik mengenai keaslian ijazah pendidikannya yang sempat ramai diperbincangkan.

"Tapi ya beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan untuk supaya masyarakat betul-betul yakin ya bahwa ijazahnya itu asli. Tunjukkan saja ijazahnya," kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

baca juga

Menurutnya, langkah menunjukkan bukti fisik ijazah secara langsung kepada publik jauh lebih efektif daripada melalui proses persidangan yang berlarut-larut.

Ia menilai hal tersebut bisa mengakhiri "drama" yang selama ini berkembang di tengah masyarakat.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira dan Djarot Saiful Hidayat, memberikan catatan kritis terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira dan Djarot Saiful Hidayat, memberikan catatan kritis terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia. (Suara.com/Bagaskara)

"Paling enak itu nggak usah pakai drama-drama di pengadilan gitu lho ya. Kalau Anda tanya ijazah saya, saya tunjukkan pada Anda. Jadi itu saja misalkan. Barangkali untuk menetralisir itu, beliau akan menunjukkan ijazah aslinya untuk mengakhiri polemik yang terjadi," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden RI ke-7 Joko Widodo alias Jokowi nampaknya serius untuk berkeliling ke berbagai wilayah di Indonesia dalam waktu dekat.

Kabar terbaru menyebutkan kalau Jokowi akan memulai kunjungannya ke Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, Bestari Barus.

"Beliau (Jokowi) sudah menyampaikan, akam kunjungan ke Lampung, NTT, Jabar, segera," kata Bestari saat dihubungi Suara.com, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, memang kunjungan Jokowi tersebut adalah untuk memenuhi adanya undangan masyarakat. Selain itu juga Jokowi disebut kunjungannya untuk menemui pengurus PSI di daerah.

"Insyaallah akan kunjungi juga struktur PSI di wilayah. Disebutkan beliau juga ada relawan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Video | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:30 WIB

'Kartu Mati' MK untuk Parpol: Mengapa Keterwakilan 30 Persen Perempuan Kini Jadi Syarat Wajib?

'Kartu Mati' MK untuk Parpol: Mengapa Keterwakilan 30 Persen Perempuan Kini Jadi Syarat Wajib?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:34 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:04 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×