Indotnesia - Sikat gigi menjadi rutinitas yang dilakukan oleh banyak orang dalam menjaga kebersihan bagian tubuh. Kegiatan inni dianjurkan untuk dilakukan sebanyak dua kali sehari.
Sayangnya, masih banyak orang belum mengetahui kapan waktu terbaik untuk menggosok gigi. Padahal, sikat gigi secara tepat dapat memengaruhi kondisi kesehatan gigi dalam jangka panjang.
Lalu, kapan waktu yang tepat untuk menyikat gigi? Simak selengkapnya di bawah ini.
Kapan Waktu Terbaik untuk Sikat Gigi?
Waktu terbaik untuk sikat gigi direkomendasikan dilakukan dua kali sehari dengan ketentuan setelah sarapan dan sebelum tidur.
1. Setelah sarapan
Disarankan untuk menyikat gigi setelah sarapan untuk menghilangkan plak dan sisa makanan yang menempel pada gigi setelah makan.
Rutinitas ini membantu menjaga kesegaran napas dan membersihkan gigi sebelum memulai aktivitas sehari-hari.
2. Sebelum tidur
Menyikat gigi sebelum tidur sangat penting, karena selama tidur produksi air liur berkurang, dan ini meningkatkan risiko plak dan bakteri menempel pada gigi.
Menyikat gigi sebelum tidur membantu membersihkan sisa makanan dan plak dari gigi sehingga melindungi gigi dari kerusakan dan menjaga kesehatan mulut.
Sedangkan jika kamu memiliki masalah kesehatan mulut seperti gigi sensitif atau asam lambung tinggi, disarankan untuk menunggu minimal 30 menit setelah makan sebelum menyikat gigi.
Hal itu membantu melindungi enamel gigi yang dapat terkikis oleh asam makanan atau asam lambung.
Selain memilih waktu yang tepat untuk sikat gigi, membersihkan gigi dengan benar adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan.
Adapun langkah yang bisa kamu lakukan untuk menyikat gigi dengan tepat, di antaranya:
1. Pilih sikat gigi yang tepat
Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut dan kepala sikat yang sesuai dengan ukuran mulut serta memilih sikat gigi dengan pegangan yang nyaman agar lebih mudah digunakan.
2. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride
Pasta gigi yang mengandung fluoride membantu melindungi gigi dari kerusakan dan membantu mencegah gigi berlubang. Tempatkan pasta gigi sebesar kacang polong di atas bulu sikat gigi.
3. Sikat gigi dengan gerakan yang benar
Tempatkan sikat gigi pada sudut 45 derajat terhadap gusi, lalu lakukan gerakan lembut sikat gigi dengan gerakan melingkar kecil.
Sikatlah bagian depan, belakang, dan permukaan kunyah gigi dengan jumlah tekanan yang cukup untuk membersihkan, tetapi hindari tekanan berlebih yang dapat merusak gusi atau enamel gigi.
4. Jangan lupa membersihkan lidah
Lidah juga bisa menjadi tempat penumpukan bakteri, sehingga penting untuk dilakukan dengan lembut setelah sikat gigi agar membantu menghilangkan bakteri dan memperbaiki napas.
5. Ganti sikat gigi secara teratur
Ganti sikat gigi setidaknya setiap 3-4 bulan atau ketika bulu sikat sudah mulai kusam atau terlihat aus. Sikat gigi yang sudah usang tidak akan efektif membersihkan gigi dengan baik.
Setelah mengetahui kapan waktu terbaik untuk sikat gigi dan cara yang tepat melakukannya, pastikan kamu juga menjaga pola makan yang sehat, menghindari makanan dan minuman yang terlalu manis atau asam, dan rutin mengunjungi dokter gigi setidaknya dua kali setahun untuk pemeriksaan gigi dan pembersihan secara profesional.