Indotnesia - Oat milk saat ini semakin populer digunakan oleh sejumlah coffee shop sebagai pengganti susu sapi untuk campuran dalam segelas kopi yang dijual.
Di Twitter, pembahasan terkait oat milk juga ramai jadi perbincangan warganet setelah sebuah video yang membahas tentang bahaya susu tersebut viral di media sosial, pada Selasa (13/6/2023).
Dalam video tersebut, dijelaskan bahwa oat milk yang menggunakan bahan dasar commercial oat dan dijual dipasaran memiliki sejumlah dampak negatif.
“Harga oat milk di pasaran biasanya lebih mahal. Padahal, jumlah oat yang dibuat itu very minimum dan sisa (campurannya) adalah air. Kemudian (campuran oat milk) juga ada penstabil, kalsium karbonat, dan canola oil yang dapat menyebabkan radang karena tinggi kandungan omega 6,” ungkap penjelasan seorang dokter dalam video.
“Selain itu, masih ada kandungan-kandungan yang lain. Dan yang terakhir adalah efek (oat milk) ke gula darah,” lanjutnya.
Di akhir video, dokter sekaligus ahli gizi dalam video tersebut mengembalikan keputusan kepada penonton setelah memberikan penjelasan tentang kandungan di dalam oat milk yang memiliki efek negatif.
“Buat kalian yang berpikir kalau oat milk ‘lebih sehat’, coba pikir-pikir lagi. Masa sih lebih sehat?” tutupnya.
Nah, untuk kamu yang masih bingung dengan apa itu oat milk dan tertarik untuk mencobanya, simak penjelasannya di bawah ini.
Apa Itu Oat Milk?
Baca Juga: Tips Bertahan Hidup Di Hutan yang Perlu Diketahui
Oat milk adalah susu nabati yang terbuat dari biji oat yang direndam dan dihaluskan dengan air.
Proses ini menghasilkan cairan kental yang menyerupai susu sapi. Oleh karena itu, oat milk sering jadi alternatif yang populer bagi orang-orang yang ingin menghindari susu sapi atau produk susu lainnya, baik karena alergi, intoleransi laktosa, atau pilihan gaya hidup vegan.
Meski memiliki dampak negatif, konsumsi oat milk secara umum tidak berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi dengan bijak.
Oat milk dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan memiliki beberapa manfaat kesehatan.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Potensi alergi