indotnesia

Mengenal Operasi Bariatrik, Langkah Mudah Tuntaskan Obesitas

Indotnesia Suara.Com
Selasa, 20 Juni 2023 | 12:40 WIB
Mengenal Operasi Bariatrik, Langkah Mudah Tuntaskan Obesitas
Ilustrasi proses operasi bariatrik. (Freepik/gpointstudio)

Indotnesia - Masalah kelebihan berat badan sedang menjadi sedang jadi perbincangan. Salah satu langkah mudah tuntaskan obesitas yaitu dengan operasi bariatrik.

Bariatric surgery atau operasi bariatrik adalah pembedahan yang dilakukan untuk mengatasi masalah kelebihan berat badan atau obesitas. 

Prosedur bariatrik dilakukan dengan cara mengubah sistem pencernaan atau mengecilkan kapasitas lambung sehingga mengurangi kemampuan tubuh menyerap nutrisi. Dengan operasi ini, seseorang akan merasa lebih mudah kenyang.

Operasi ini selain dilakukan untuk menangani obesitas, tentu dapat membantu mengurangi risiko masalah yang menyertainya, seperti penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah.

Jenis

Melansir Mayo Clinic, ada 3 jenis operasi bariatrik yang dibedakan berdasarkan tipe masalah dan prosedurnya yang umum dilakukan.

1. Gastric Bypass

Jenis ini adalah operasi lambung yang paling umum. Prosedurnya bekerja dengan cara pasien mengurangi jumlh makanan sekaligus penyerapan jumlah nutrisinya.

Operasi dilakukan oleh dokter bedah dengan cara memotong sebagian atas perut dan menutupnya dari sisa perut. Selain itu, selain itu usus kecil juga dipotong dan sebagian dijahit langsung ke kantong. Jadi, makanan langsung masuk ke usus halus yang dijahit tadi.

Baca Juga: Jadi Tren di TikTok, Apa Itu Roleplay?

2. Sleeve Gastrectomy

Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat sekitar 80 persen perut dan meninggalkan kantung seperti tabung. Perut yang lebih kecil ini nantinya tak bisa menampung banyak makanan.

Selain itu, operasi ini juga menghasilkan sedikit hormon ghrelin yang mengatur nafsu makan sehingga mengurangi rasa ingin makan.

3. Biliopancreatic diversion with duodenal switch.

Operasi ini menyatukan prosedur gastrektomi serta menghubungkan bagian ujung usus ke duodenum dekat perut (saklar duodenum dan pengalihan biliopancreatic) yang melewati usus besar.

Jenis operasi ini sangat efektif , yaitu dengan membuat seseorang membatasi asupan makanan dan nutrisinya. Namun, biliopancreatic diversion with duodenal switch memiliki risiko cukup besar seperti kekurangan vitamin dan mal nutrisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI