Indotnesia - Disney Pixar merilis film animasi terbaru berjudul Elemental: Forces of Nature yang bisa disaksikan di seluruh bioskop Indonesia mulai hari Rabu, 21 Juni 2023.
Film yang disutradarai oleh Peter Sohn ini menghadirkan sejumlah bintang ternama sebagai pengisi suara, di antaranya Catherine O’Hara, Leah Lewis, Mamoudou Athie, Ronnie del Carmen dan Wendi McLendon-Covey.
Diketahui, film ini merupakan karya animasi kedua sang sutradara setelah sebelumnya menggarap film animasi berjudul The Good Dinosaur pada 2015 lalu.
Film Elemental: Forces of Nature mengusung genre petualangan dan komedi yang akan menampilkan kisah kehidupan makhluk di kota bernama Element City yang berasal dari berbagai elemen yaitu air, api, tanah, dan udara.
Lalu, bagaimana jalan ceritanya? Simak sinopsis lengkapnya di bawah ini.
Sinopsis Film Elemental: Forces of Nature
Film Elemental: Forces of Nature akan mengisahkan tentang penduduk elemen yang tinggal di Element City, salah satunya pasangan Bernie (Ronnie del Carmen) dan Cinder Lumen (Shila Ommi).
Keduanya adalah pasangan elemen api yang merantau dari kampung halaman ke Element City, tempat dimana tempat makhluk elemen air, tanah, dan udara tinggal.
Kehadiran elemen api di kota tersebut membawa kekhawatiran tersendiri bagi penduduknya dna dianggap tabu karena dinilai akan mudah merusak dan membakar elemen lain.
Baca Juga: Inilah 5 Drakor Terbaik 2023 Sejauh Ini, Mana Favoritmu?
Untuk mengatasi kekhawatiran penduduk, Bernie dan Cinder memilih tinggal di pinggir kota dekat dengan sebuah kanal.
Mereka lalu mendirikan toko swalayan guna memenuhi kebutuhan warga api dan elemen lainnya yang tinggal di sekitar Element City.
Kehidupan keduanya berjalan harmonis dengan elemen lainnya hingga dikaruniai seorang anak bernama Ember Lumen (Leah Lewis) yang memiliki masalah dalam mengatur emosi.
Emosi Ember yang sulit dikendalikan membuatnya sering mengeluarkan ledakan api ketika marah yang dapat membahayakan penduduk Element City.
Hal tersebut juga membuat sang ayah Bernie tak kunjung pensiun untuk menyerahkan toko kepada Ember karena dikhawatirkan kehadirannya bisa membahayakan pengunjung.
Sang ayah kemudian memberikan syarat kepada Ember jika ingin menjadi kepala toko, maka ia harus sanggup mengendalikan emosi.