Indotnesia - Malaria merupakan penyakit menular akibat parasit Plasmodium yang disebabkan gigitan nyamuk bernama Anopheles.
Anopheles adalah nyamuk penyebab malaria. Meski begitu, hanya Anopheles betina yang dapat membawa parasit Plasmodium.
Parasit itu menginfeksi manusia dan menyerang sel darah merah hingga menyebabkan malaria.
Lantas apa ciri-ciri nyamuk Anopheles?
Melansir berbagai sumber, nyamuk Anopheles lebih suka menggigit manusia atau hewan pada malam hari atau dalam kondisi gelap.
1. Nyamuk Anopheles tertarik pada tempat yang gelap dan terlindung untuk beristirahat di siang hari.
2. Nyamuk Anopheles umumnya tidak terbang lebih dari 1,2 mil (2 km) dari habitat larvanya.
3. Seperti semua nyamuk, spesies Anopheles dewasa memiliki tubuh ramping dengan tiga bagian: kepala, dada, dan perut.
4. Bentuk tubuh condong 45 derajat dan kepala lebih besar dan posisinya lebih rendah.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Brandu yang Disebut Penyebab Antraks di Gunungkidul dan Memakan Korban
5. Memiliki belalai panjang yang menonjol dari kepala.
6. Memiliki mulut yang panjang kira-kira setara dengan belalalinya.
7. Anopheles terletak sejajar dengan permukaan karena bernafas dari spikula yang terletak di toraks atau rangka dada.
8. Biasanya berwarna kehitaman sampai cokelat tua.
9. Hidup di daerah lembab seperti daerah rawa-rawa, pantai, persawahan, pegunungan, dan hutan.
Demikian apa itu nyamuk Anopheles dan Ciri-cirinya yang bisa kalian amati. Sebagai pencegahan, lindungi diri kalian dari gigitan nyamuk agar tidak menderita penyakit seperti malaria atau demam berdarah.