Kualitas Udara Memburuk? Ini 5 Tanaman Pembersih Udara

Indotnesia

Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:39 WIB
Kualitas Udara Memburuk? Ini 5 Tanaman Pembersih Udara
Tanaman ruangan yang dipercaya mampu membersihkan udara dari racun. (Freepik)

Indotnesia - Beberapa hari terakhir kualitas udara di sejumlah daerah terutama di Jakarta terpantau buruk. 

Pada hari ini, Kamis (10/8/2023) dari data aqi.in tercatat Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta mencapai 120 poin yang artinya masuk kategori tidak sehat. Sementara konsentrasi polutan PM2.5 di angka 45.

Untuk itu, aqi.in menyarankan agar masyarakat Jakarta pada hari agar mengenakan masker, tetap berada di dalam ruangan, tidak membuka jendela, gunakan pemurni udara, dan hindari aktivitas di luar ruangan. 

Selain, melakukan hal-hal tersebut, menjaga kualitas udara baik untuk kesehatan. Salah satunya dengan mencoba menanam tanaman pembersih udara ini di rumah kalian. Apa aja? 

1. Lidah mertua

Lidah mertua jadi tanaman yang bisa ditempatkan di dalam ruangan, seperti di kamar tidur. Pasalnya, tanaman ini dipercaya mampu menghilangkan racun seperti formaldehida dan nitrogen oksida dari udara.

Selain itu, lidah mertua juga terus melepaskan oksigen saat di malam hari. 

2. Sirih gading

Tanaman Sirih gading mampu membersihkan udara di rumah dari zat beracun seperti benzene, formaldehida, karbon monoksida, dan xylene. Selain itu, perawatannya juga cukup mudah dan bisa tumbuh di air atau tanah. 

baca juga

Meski begitu, sirih gading tidak disarankan ditanam bagi orang yang memiliki peliharaan karena daunnya beracun. 

3. Daun ivy

Meski umumnya ditanam di luar rumah, daun ivy juga bisa ditaruh di dalam ruangan untuk membersihkan dan menyerap jamur di udara. 

4. Palem bambu

Palem bambu dapat menyerap formaldehida, benzena, dan trikloroetilen di udara di dalam ruangan. Selain itu, meski dapat tumbuh begitu tinggi, tanaman ini aman untuk hewan peliharaan. 

5. Philodendron

Memiliki banyak varietas, tanaman philodendron sangat cocok ditempatkan di indoor. Karena selain penampilannya yang indah juga bisa menyerap racun formaldehida di udara. 

Demikian 5 tanaman pembersih udara yang bisa menghilangkan racun di udara dan ditanam di dalam ruangan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mulai Berani Bersuara, Ini 4 Artis Keluhkan Kualitas dan Polusi Udara di Jakarta yang Sentil Pemerintah di Media Sosial

Mulai Berani Bersuara, Ini 4 Artis Keluhkan Kualitas dan Polusi Udara di Jakarta yang Sentil Pemerintah di Media Sosial

Entertainment | Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:05 WIB

Waspada Dampak Polusi Udara pada Kesehatan, Bagaimana Mencegahnya?

Waspada Dampak Polusi Udara pada Kesehatan, Bagaimana Mencegahnya?

Indotnesia | Kamis, 22 Juni 2023 | 11:57 WIB

Polusi Udara Jakarta Tertinggi, Begini Cara Memilih Air Purifier Berdasarkan Filter

Polusi Udara Jakarta Tertinggi, Begini Cara Memilih Air Purifier Berdasarkan Filter

Indotnesia | Senin, 19 Juni 2023 | 16:30 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×