Indotnesia - Kualitas udara buruk akhir-akhir ini dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.
Di Jakarta misalnya, beberapa hari terakhir indeks udara berada di kategori tidak sehat atau di warna orange/merah dengan angka 100 sampai 150 poin.
Kondisi ini membuat beberapa artis Tanah Air juga mengomentarinya.
Misalnya saja, penyanyi Raisa yang mengeluhkan kondisi polusi udara yang sudah berlangsung lama tetapi tak kunjung ada solusinya.
Selain itu, ada juga Chef Renatta Moeloek yang mengungkapkan kalau penyakitnya kambuh akibat kualitas udara Jakarta memburuk.
Dalam cuitan di akun Twitternya, dia juga mengatakan harus cermat jika beraktivitas di luar ruangan.
Lantas, apa saja penyakit mengintai akibat kualitas udara yang buruk?
1.Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
ISPA merupakan infeksi yang menyerang satu komponen saluran pernapasan, baik saluran pernapasan atas maupun bawah. Penyakit ini memiliki gejala seperti batuk, pilek, hingga demam.
Baca Juga: Rapper Cilik Kontroversial Lil Tay Meninggal di Usia 14 Tahun Secara Tragis
2. Pneumonia
Ini merupakan infeksi saluran pernapasan akut akibat virus atau bakteri. Pneumonia dapat disebabkan oleh polusi udara atau kualitas udara yang tidak sehat.
3. Bronchopneumonia
Bronchopneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan yang menyerang alveoli dan bronkus di paru-paru.
Penyakit ini memiliki tingkatan ringan hingga parah. Gejala yang biasa muncul yaitu batuk, demam, sesak napas, nyeri, hingga menggigil.
4. Kardiovaskuler