Cuaca Panas Dapat Memicu Stres, Begini Penjelasannya

Indotnesia Suara.Com
Jum'at, 20 Oktober 2023 | 14:49 WIB
Cuaca Panas Dapat Memicu Stres, Begini Penjelasannya
BMKG memperkirakan cuaca panas akan berlangsung hingga akhir Oktober 2023. (YouTube/Indotnesia)

Indotnesia - Cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia belum juga berakhir. Bahkan muncul keresahan di media sosial, cuaca panas yang sedang berlangsung memicu stres

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca panas akan berlangsung hingga akhir Oktober 2023. 

Lalu, benarkah cuaca panas dapat memicu stres bagi manusia?

Melansir NPR, penelitian menunjukkan cuaca panas dapat membuat seseorang lebih murung, bahkan sebagian mengalami peningkatan kadar kortisol dalam tubuh dan mendorong respons stres.

Tubuh memiliki mekanisme penanggulangan yang membantu kita menjadi dingin, seperti berkeringat lebih cepat dan aliran darah ke kulit meningkat.  Namun, gelombang panas yang ekstrem memperburuk suasana hati dan memunculkan kecemasan.

Penelitian yang diterbitkan di JAMA Psychiatry pada 2022 memperlihatkan peningkatan kunjungan IGD rumah sakit terkait kondisi kesehatan mental selama cuaca panas yang ekstrem. 

Mengutip Time, mereka yang nggak punya AC selama cuaca panas memiliki kualitas tidur yang buruk. Seiring berjalannya waktu akan menyebabkan hilangnya memori, kurang fokus, dan mengalami peningkatan iritabilitas. 

“Tidur adalah fungsi yang sangat kompleks, dan kurang tidur punya banyak konsekuensi berbeda untuk kesehatan mental,” kata Robin Cooper, profesor di University of California San Francisco dan Ketua Climate Psychiatry Alliance.

Gangguan tidur bisa menjadi pemicu episode manik pada penderita gangguan bipolar. Selain itu, cuaca panas berdampak pada neurotransmitter serotonin pada otak yang merupakan salah satu pengatur suasana hati manusia yang paling penting. 

Baca Juga: Cara Pesan Tiket Konser Ed Sheeran di Jakarta dan Harganya

Panas yang ekstrem dapat secara signifikan mempengaruhi kadar serotonin menyebabkan perubahan emosional dan perilaku, termasuk peningkatan stres, kelelahan, dan penurunan kebahagiaan.

Mengutip dari Neuro Science News, orang dengan kondisi kesehatan mental yang sudah ada sebelumnya atau mereka yang mengkonsumsi alkohol sangat rentan terhadap dampak kesehatan mental dari cuaca panas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI