Suara Joglo - Publik tentu masih ingat saat Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menggendong Gibran Rakabuming Raka dalam prosesi pernikahan anaknya itu, Rabu 10 Juni 2015 silam.
Saat itu usai prosesi siraman, Jokowi tiba-tiba mendatangi anaknya itu kemudian menggendongnya. Suasana seperti itu sontak membuat para undangan gergeran. Para undangan terpahak saat tahu Jokowi menggendong anaknya itu.
Hal ini rupanya masih membekas di benak warganet sampai pada akhirnya ada yang bertanya kepada Kaesang Pangarep apakah nanti saat nikahan mau digendong bapaknya, seperti yang dilakukan Gibran.
Pertanyaan ini dilontarkan pemilik akun Twitter @yonounited02. Ia mengunggah foto ketika Jokowi menggendong Gibran, kakak kandung Kaesang. "@kaesangp nanti di gendong kayak gini nggk mas ?," tanya akun itu.
Kaesang nampaknya juga ingat dengan momentum itu. Alih-alih bersedia digendong seperti kakaknya, Kaesang justru menjawab cekak dan agaknya tidak akan melakukan hal serupa.
"Kasihan bapak," katanya cekak membalas pertanyaan warganet tersebut.
Sebelumnya, Presiden Jokowi bakal kembali mantu anak ketiganya. Kaesang Pangarep bakal menikahi kekasihnya Erina Gudono. Hari bahagia itu bakal berlangsung pada 10 Desember 2022 mendatang.
Saat ini Kaesang Pangarep dan Erina Gudono dalam proses pingitan. Keduanya tampak saling mengucapkan kata perpisahan di media sosial masing-masing.
Namun, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono diyakini akan mulai menjalani tradisi pingitan, sebuah proses di mana calon pengantin pengantin tidak diperkenankan untuk bepergian ke luar rumah, termasuk menemui pasangannya sendiri dalam kurun waktu tertentu.
Baca Juga: Jalani Fit And Proper Tes di DPR, Yudo Margono Semobil Bareng Kapolri hingga KSAD Dudung
"Sampai ketemu lagi di meja akad," ungkap @kaesangp kepada Erina, dilihat suara.com, Kamis (1/12/2022).
"Sampai bertemu lagi di...," tulis @erinagudono setengah misterius dengan wajah Kaesang yang terpejam.
Hal tersebut, dimaknai agar calon pengantin tidak mengalami hal buruk atau godaan sebelum hari pernikahan mereka. Sehingga nantinya saat hari H, mereka bisa bertemu kembali untuk mengikat janji suci pernikahan tanpa ada masalah.