Jerman Tak Lolos 16 Besar, Netizen Berisik Bahas "Karma" Jilid II

Suara Joglo Suara.Com
Jum'at, 02 Desember 2022 | 14:23 WIB
Jerman Tak Lolos 16 Besar, Netizen Berisik Bahas "Karma" Jilid II
Karma Jerman (Tangkapan layar Twitter)

Suara Joglo - Sejak kemarin "Karma" masuk trending Twitter Indonesia. Ini setelah Tim Jerman dipastikan tidak lolos 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar.

Meskipun, dalam laga ke tiga fase Grup itu De Panzer menang telak dari Kosta Rika dengan sekor 4-2. Namun di pertandingan lain, Jepang di luar dugaan menggebuk Spanyol dengan skor tipis 2-1, meskipun gor terakhir dianggap kontroversial.

Jerman sendiri memang tampil kurang meyakinkan di fase grup ini. Di laga perdana Jerman kalah 1-2 dari Jepang. Kemudian bermain imbang dengan Spanyol 1-1 dan menang telak 4-2 di laga ketiga.

Dengan hasil itu, Jerman hanya mengumpulkan 4 poin, sama dengan poin Spanyol namun kalah selisih goal. Sementara Jepang berada di peringkat pertama dengan poin 6, hasil dari dua kemenangan.

Pada laga perdana dulu, ketika Jerman kalah dari Jepang, keyword Karma juga trending di Twitter. Jerman di sebut-sebut kena karma gara-gara para pemainnya berpose tutup mulut sebagai bentuk protes kepada Qatar.

Jerman yang mendukung LGBT memprotes kebijakan Qatar yang melarang penggunaan ban warna pelangi "One Love". Di sisi lain, ada juga warganet saat itu yang menyebut Jerman kena Karma dari Mesut Ozil.

Para fanz Ozil ini menganggap Jerman telah mendepak Ozil gara-gara kontroversinya memprotes diskriminasi China terhadap Muslim Uighur.

Dan sekarang, tidak lolosnya Jerman ke babak 16 besar ini juga dianggap sebagai karma. Di sosial media, banyak pecinta sepakbola yang menilai kalau gol kontroversial Jepang ke gawang Spanyol sebagai balasan bagi Jerman.

Warganet mengaitkan hal itu dengan hasil laga Jerman vs Inggris di Piala Dunia 2010 pada 12 tahun lalu.

Baca Juga: Kimaya Sudirman by Harris Berbagi Kasih dengan Kunjungan ke Panti Asuhan, Rayakan Ulang Tahun Pertama Penuh Makna

Ketika itu di babak 16 besar dalam posisi Inggris tertinggal 1-2, Frank Lampard melepas sepakan keras ke gawangnya Neuer. Bola kena tiang atas dan memantul ke tanah. Neuer langsung mengambilnya dan langsung melempar ke depan untuk serangan balik.

Dalam tayangan ulang, ketika itu terlihat bola sudah melewati garis gawang dan harusnya dinyatakan masuk. Namun saat itu belum ada teknologi VAR, jadilah 'gol hantu' alias tidak disahkan. Ujungnya, Inggris kalah 1-4.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI