Yohanes Christian John alias Chris John yang merupakan seorang petunju ternama asal Indonesia yang berhasil menjadi panutan bagi sang putri, Maria Luna Farisha. Hal tersebut diungkapkan oleh Luna ketika hadir sebagai bintang tamu di Pagi-Pagi Ambyar, Kamis (22/12/2022).
“Papi tuh orang yang sangat pekerja keras, konsisten, disiplin, wah, panutan sih,” tutur Luna.
Menurut petinju ternama itu, dirinya dan sang istri telah sepakat mengarahkan anak-anaknya ke dunia olahraga, meskipun tak sama dengan ayah dan ibunya. Kini, Luna sendiri memilih untuk menekuni olahraga Wushu.
“Buat kita sendiri, kan pasangan saya Mega seorang atlet juga, menurut kita sih, alangkah baiknya kalau anak-anak kita diarahkan ke tempat olahraga, banyak hal positif yang diambil si anak,” ujar Chris John.
Menurutnya, olahraga menjadi alternatif yang lebih baik ketimbang menekuni gadget setiap saat. Apalagi, saat ini para atlet pun mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.
“Selain dia bisa aktif secara fisik, dan jaman sekarang, gak gadget terus, kita arahkan ke hal yang positif ke olahraga, siapa tau dia ada bakat kan regenerasi. Apalagi saat ini pemerintah sangat mendorong atlet-atlet untuk bisa berprestasi,” ujarnya.
Meski begitu, Luna sendiri enggan menjadi seorang petinju seperti sang ayah lantaran merasa takut ketika melihat Chris John pulang dalam keadaan babak belur usai tanding atau latihan.
“Liat Papa pulang kan luka-luka semua mukanya, gak jadi deh, gak mau,” ujar Luna.
Terlepas dari hal itu, sosok Chris John sendiri memiliki ketakutan dan kekhawatiran tersendiri ketika sang anak akan terjerumus ke dalam pergaulan yang salah. Oleh karena itu, dirinya mengaku lebih mengontrol pergaulan Luna dan adiknya.
Baca Juga: Sakit Pengeroposan Tulang, Nikita Mirzani Dipindahkan ke Rumah Sakit dari Rutan Serang
“Ya memang pergaulan, kalau kita sebagai orang tua nggak bisa juga sedikit mengontrol pergaulan anaknya, dia bergaul dengan siapa, saya kira ya agak deg-degan juga ya,” tutur Chris John.
“Dia saya kira, buat saya sama istri tuh cukup nurut ya. Memang tidak terlalu neko-neko. Dan dia cukup tekun dengan apa yang dia kerjakan sebagai seorang atlet. Dan saya kira hal itu memang yang diperlukan seorang atlet ya,” lanjutnya.
Kontributor: Dinna Lailiyah