Momen Wakil Ketua Umum PBNU dan Ketua Panita Porseni 1 Abad NU, Nusron Wahid bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka patut menjadi perhatian.
Pertemuan mereka pastinya akan ada langkah politik yang akan dilakukan. Namun hal itu dibantah oleh keduanya.
"Pembicaraan politiknya mengalir, karena mas gibran ini ya Insyallah bagus kerjanya, bagus wajahnya, bagus nazabnya, moga-moga ke depan kita doakan bagus derajatnya juga," ucap Nusron dikutip dari YouTube berita surakarta Jumat (23/12/2022).
Namun demikian, Nusron pun ditanya dengan awak media sooal rencana membawa Gibran maju sebagai calon Gubernur DKI.
"Guyon-guyon, bahas porseni, guyon-guyon begini," ujar Nusron.
Politisi Partai Golkar tersebut mengungkapkan soal banyaknya baliho Porseni NU bergambar Gibran.
"Dalam rangka publik suport, kami instruksikan ada baliho di depan sekolah-sekolah NU, suksekan porseni NU di Solo. Nah kami kadung mendesain ada fotonya pak Gibran."
"Ternyata pak gibran "ojo dipasang fotoku, tapi kalau dah kadung ya gak apa-apa daripada nyetak lagi," ujar Nusron.
Nusron menyebut, Kota Solo bakal menjadi tuan rumah kegiatan Porseni 1 Abad NU. Rencana pembukaan acara tersebut digelar di Stadion di Manahan.
"Tapi puncaknya di jalan sehat, ada 35.400 peserta dari mahasiwa santri, dan pelajar," ujarnya.
Baca Juga: Aremania Kecewa Berat, Dirut LIB Akhmad Hadian Lukita Bebas Dari Tahanan
Namun demikian, Nusron menyebut yang akan hadir lebih dari itu. Maka ia melakukan koordinasi dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
"Yang daftar itu ada 64.000, maka kami koordinasi dengan mas wali, kroditnya gimana, dan mengatur rekayasa lalu lintas," ujarnya.
Nusron menyebut acara tersebut akan digelar pada 15 Januari 2023 dengan mengundang Presiden Jokowi.
"Kita konsepnya menginginkan yang membuka bapak Presiden," ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabumung Raka meminta fotonya jangan dipasang di baliho-baliho. Ia merasa tidak ada fungsinya foto tersebut.
"Kalau di Solo kepala dinas memang sudah saya larang memasang foto saya. Kalau ini tergantung yang punya acara (NU) saya ngikut saja," ujar Gibran.