Heboh Video Santri Hancurkan Ponsel di depan Teman-temannya, Publik Bongkar Kerasnya Pendidikan di Ponpes

Suara Joglo

Minggu, 25 Desember 2022 | 13:25 WIB
Heboh Video Santri Hancurkan Ponsel di depan Teman-temannya, Publik Bongkar Kerasnya Pendidikan di Ponpes
Tangkapan layar santri menghancurkan ponsel dengan palu atau martil. ([Instagram/@insta.nyinyir])

Pondok pesantren terkenal memiliki peraturan yang agak keras. Salah satunya Peraturan tidak diperbolehkan menggunakan alat komunikasi. 

Meskipun demikian, tak jarang santri yang berada di pondok pesantren tetap nekat membawan ponsel atau smartphone. 

Di media sosial pun digegerkan dengan seorang santri menghancurkan ponsel dengan palu atau martil. 

Video itu diunggah oleh akun Instagram @insta.nyinyir. Pada video itu, ponsel yang dihancurkan adalah smartphone merek Apple atau iPhone. 

Santri yang masih mengenakan sarung dan kaos warna hitam itu terus memukul dengan martil meski sempat ragu saat hendak mengawalinya. 

"Waduh. Dan terjadi lagi akibat tak ikuti peraturan," tulis akun tersebut dikutip pada Minggu (25/12/2022). 

Publik yang melihat video tersebut pun langsung merespon dengan memberikan komentar beragam. 

"Tenang... Hp gt doank.. Nnti bs minta bli in bokap lg.... #kta si anak dlm hati. Peraturan bt di langgar biar greget," tulis netizen. 

"Peraturan.....peraturan....Selalu bilang peraturan...kenapa peraturan gak di kaji, misalkan di sita, trus dijual uangnya di sedekahkan... Ajarannya siapa/apa yg salah harus dihancurkan," tulis netizen. 

"Emg gt pesantren dl ank ku ke tahuan bw hp , hp nya disita tp di hak milikin sm pengurusnya trs ank ku digebukin lgs lah saya cus lapor polisi di datengin polisi lgs minta2 maaf apalgi pas saya ancem mau saya bawa media ke dlm lgs mohon2 smua pengurus sm ustad2nya kbykan lagu diksh lagu down kan anjxxxxxng yaa , iyalah minimal sita trs tlp lah org tuanya ga ush digitu2in apalagi mau dihak milik!" tulis netizen. 

"Jauh lbih baik di sita smpai si anak selesay pndidikan di pesantren,lalu di.kembalikan lgi pd pemiliknya.dripda di rusakin,krn membelinya pun tidak murah.ksihan krja keras org tuanya utk bsa membelikan hp itu pd ank mrka. Manusia hrsnya smkin beragma smkin bijaksana.jgn mlah mnjdi arogan dgn dalih aturan.pdhal ms ada solusi lain yg lbih bijak," tulis netizen.

"Byk cara baik lainnya kenapa hrs pakai cara Dajjal..sdh terbukti toh dgn bgtu Masi byk aj yg melanggar peraturan," tulis netizen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warganet Terbelah Sikapi Viral Video Santri Ambil Nasi Pakai Cangkul

Warganet Terbelah Sikapi Viral Video Santri Ambil Nasi Pakai Cangkul

| Kamis, 22 Desember 2022 | 14:04 WIB

Polisi Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan Santri yang Terjadi di Pondok Pesantren Malang

Polisi Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan Santri yang Terjadi di Pondok Pesantren Malang

Malang | Sabtu, 17 Desember 2022 | 19:29 WIB

Ajak Santri Jadi Penegak Nilai Pancasila, Ganjar: Mereka Harus Disiapkan

Ajak Santri Jadi Penegak Nilai Pancasila, Ganjar: Mereka Harus Disiapkan

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 08:51 WIB

Terkini

19 Pekerja PT BMI Lamongan Tumbang Akibat Menghirup Gas di Ruang Produksi

19 Pekerja PT BMI Lamongan Tumbang Akibat Menghirup Gas di Ruang Produksi

Jatim | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:06 WIB

Diborgol, Oknum Brimob Bekingi Narkoba Gang Langgar Dibawa ke Jakarta

Diborgol, Oknum Brimob Bekingi Narkoba Gang Langgar Dibawa ke Jakarta

Kaltim | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:01 WIB

Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal

Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:00 WIB

Mobil Hybrid Mewah yang Bikin Pengeluaran BBM Jadi Lebih Hemat

Mobil Hybrid Mewah yang Bikin Pengeluaran BBM Jadi Lebih Hemat

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:57 WIB

6 Bulan Licin Bak Belut, Pelarian Pelaku Curanmor di RS Advent Berakhir dengan Timah Panas

6 Bulan Licin Bak Belut, Pelarian Pelaku Curanmor di RS Advent Berakhir dengan Timah Panas

Lampung | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:52 WIB

Misteri Kerangka Manusia di Bukit Gumuk Tengu Jember: Jejak Margo Slamet di Balik Tebing Terjal

Misteri Kerangka Manusia di Bukit Gumuk Tengu Jember: Jejak Margo Slamet di Balik Tebing Terjal

Jatim | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:45 WIB

Jejak Karier Chatib Basri, Ekonom Bertangan Dingin yang Diisukan akan Gantikan Purbaya

Jejak Karier Chatib Basri, Ekonom Bertangan Dingin yang Diisukan akan Gantikan Purbaya

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:45 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

Makna dan Filosofi Logo HUT Pekanbaru ke-242

Makna dan Filosofi Logo HUT Pekanbaru ke-242

Riau | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:41 WIB

Dibalik Seporsi Makanan Online: Jejak Sampah dan Ancaman Iklim yang Kita Abaikan

Dibalik Seporsi Makanan Online: Jejak Sampah dan Ancaman Iklim yang Kita Abaikan

Your Say | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:25 WIB