Suara Joglo - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, merasa geram melihat permainan skuat Garuda di atas lapangan hijau yang sering membuang peluang padahal seharusnya tercipta gol.
Dari saking geramnya pelatih asal Korea Selatan tersebut sampai mengungkapkan jika dirinya ingin turun langsung menjadi pemain.
"Hati saya maunya main sendiri di lapangan," ucap Shin Tae-yong dengan kesal dilansir dari akun Instagram @garudarevolution.ina.
Dalam tiga pertandingan yang dilakoni oleh Timnas Indonesia di ajang Piala AFF Mitsubishi Electric Cup 2022, skuat Garuda kerap membuang peluang emas di depan gawang. Peluang yang semestinya menjadi gol justru malah disia-siakan oleh para punggawa Garuda.
Seperti halnya peluang Witan Sulaiman saat hanya berhadap-hadapan dengan kiper Kamboja pada pertandingan pertama AFF di Gelora Bung Karno, bola yang semestinya bersarang malah melenceng di samping kanan gawang.
Hal serupa juga terjadi saat pertandingan besar antara Indonesia vs Thailand, untuk yang kedua kalinya Witan Sulaiman gagal mencetak gol padahal sudah berhadapan dengan kiper lawan.
Pada laga kontra Brunei Darussalam, bek Hansamu Yama yang main sejak menit pertama gagal menyarangkan bola di mulut gawang, padahal sudah tanpa pengawalan dan gawang terbuka lebar. Namun bola malah mengarah ke atas.
Kondisi ini lantas menjadi perdebatan di kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia menyusul pernyataan Shin Tae-yong tersebut.
"mau di latihan pep guardiola kalo depan gawang masih ga bikin goal ya percuma ya ndan," ungkap salah seorang netizen.
"Saya rasa mental kita lagi yang harus di perbaiki. Ini sudah menjadi masalah kita sejak lama. Kita mempunyai skil dan permainan yang bagus. Namun mental tadi yang membuat permain timnas menjadi tidak tenang," ujar netizen satunya.
"Kasihan liat STY , dia ampe sujud di pinggir lapangan. Apalagi pas lagi emosi sama pelatih lawan . Buset totalitas banget. Cuma pamain gatau mau nya gimana deh . Semoga tangga 2 bisa kasih kemenangan," ucap netizen lainnya.