Sepekan Nanti Hati-hati Gelombang Tinggi, Hari Ini Ratusan Penumpang Kapal Tertahan di Madura

Suara Joglo

Rabu, 04 Januari 2023 | 22:13 WIB
Sepekan Nanti Hati-hati Gelombang Tinggi, Hari Ini Ratusan Penumpang Kapal Tertahan di Madura
Ilustrasi gelombang tinggi (Suara.com)

Suara Joglo - Cuaca ekstrem diprediksi bakal melanda hampir seluruh Jawa Timur ( Jatim ) selama sepekan ke depan. Mulai dari hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang sampai gelombang tinggi.

Hal ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Jatim. BMKG menyebut, analisis cuaca ekstrem ini didasarkan pada beberapa hal, misalnya kondisi La Nina yang masih dalam level sedang.

Kemudian meningkatnya aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan, adanya indikasi pusat tekanan rendah di wilayah Selatan Indonesia, adanya fenomena Madden Julian Oscilation (MJO) dan gelombang equatorial rossby di wilayah timur.

Lalu suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang masih hangat dengan anomali antara +0.5 sampa dengan 2 derajat celcius. Hal ini akan menyebabkan suplai air di awan akan semakin tinggi.

"Berdasarkan analisis kondisi iklim wilayah Jawa Timur, seaat ini berada dalam puncak musim hujan. Perlu diwaspadai peningkatan kecepatan angin di atas 20 knot atau di atas 40 km/jam dari durasi waktu pagi hingga sore hari untuk seluruh wilayah Jawa Timur," kata Taufiq Hermawan, Kepala BMKG Jawa Timur, Kamis (04/01/2023).

"Selain itu potensi cuaca ekstrem yang dipicu aktifnya La Nina, Gelmbang Rossby dan Kelvin. Masyarakat diimbau waspada dan hati-hati untuk sepekan ke depan, terutama masyarakat di pegunungan bila terjadi hujan lebat dengan intensitas panjang," katanya.

Di Jatim, hari ini juga sedang terjadi gelombang tinggi di sejumlah perairan laut. Di Madura, sedikitnya 170 orang calon penumpang yang hendak menuju kepulauan Sumenep tertahan di Kantor Pelindo III Kalianget, karena kapal tidak berlayar akibat cuaca buruk.

Menurut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Kalianget Sumenep Taufikur Rahman, kapal menuju kepulauan tidak bisa berlayar karena kini sedang cuaca ekstrem.

"Calon penumpang yang tertahan ini yang hendak menyeberang ke berbagai tujuan ke Kepulauan di Madura seperti ke Pulau Raas, Kangean, Sapeken dan Masalembu," katanya dikutip dari ANTARA.

baca juga

Ia menjelaskan, kebijakan Pelindo tidak memberangkatkan kapal menuju Kepulauan Sumenep itu, mengacu kepada rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Dalam rilis itu disebutkan bahwa cuaca ekstrem berupa angin kencang dan ombak besar belum aman untuk pelayaran," katanya.

Oleh karena itu, katanya, terhitung sejak 22 Desember 2022 hingga 7 Januari 2023 tidak berlayar. "Awalnya, kami diimbau hingga 4 Januari 2023, akan tetapi pada rilis terakhir kami disarankan hingga 7 Januari 2023," katanya.

Saat ini, kata dia, para calon penumpang kapal itu ditampung di kantor Pelindo III Kalianget. "Makanan dan minuman mereka ini mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Pemkab Sumenep tiga kali sehari" katanya.

Menurut Kepala Dinas Sosial Pemkab Sumenep Ach Dzukarnaen, selain membantu makanan, pihaknya juga menyediakan kasus tidur lipat, tikar dan bantal.

"Pemkab Sumenep berupaya maksimal memberikan bantuan kepada calon penumpang kapal, hingga mereka bisa berlayar dan cuaca kembali normal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masuk Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Masuk Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Foto | Rabu, 04 Januari 2023 | 15:25 WIB

Akibat Cuaca Buruk, Pertamina Kirim 100 KL BBM ke Karimunjawa dengan Kapal Perang Milik TNI AL

Akibat Cuaca Buruk, Pertamina Kirim 100 KL BBM ke Karimunjawa dengan Kapal Perang Milik TNI AL

Jawa Tengah | Rabu, 04 Januari 2023 | 11:10 WIB

Waspada! Peringatan Dini BMKG Potensi Gelombang Tinggi 6 Meter Dan Hujan Lebat Di Wilayah RI, Ini Daftarnya

Waspada! Peringatan Dini BMKG Potensi Gelombang Tinggi 6 Meter Dan Hujan Lebat Di Wilayah RI, Ini Daftarnya

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 06:11 WIB

Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa 3 Januari 2023: Waspada Angin Kencang dan Ombak 4 Meter

Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa 3 Januari 2023: Waspada Angin Kencang dan Ombak 4 Meter

Sulsel | Selasa, 03 Januari 2023 | 06:37 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×