Suara Joglo - Publik tentu masih ingat kasus 'berjilid-jilid' video porno Gisella Anastasia atau yang akrab disapa Gisel. Kasus ini sangat gaduh dan membuat heboh publik tanah air.
Semua orang tahu siapa Gisel. Dia sangat populer, cantik, berprestasi, keluargannya harmonis, istri dari sosok yang juga populer Gading Marten. Namun peristiwa itu seolah menjadi momen terburuk bagi ibu dari Gempita Marten itu.
Namun pada akhirnya nasi sudah menjadi bubur. Gisel sudah dihukum oleh publik karena kesalahan masa lalunya itu. Lalu apa sebenarnya yang melatar belakangi peristiwa itu?
Dalam Channel YouTube Daniel Mananta, Gisel menceritakan seputar kehidupannya pasca-video syur 19 detik dengan mantan pacarnya Michael Yukinobu itu viralnya di media sosial.
Dulu, kata dia, Ia mendapat tekanan dan penghakiman dari berbagai pihak. Tidak terkecuali dari keluarganya. Ia mengaku sangat stres dengan kasus itu, sampai membuatnya lari ke psikolog.
Si Psikolog itu langsung tahu penyebab masalahnya. Ternyata, janda satu anak itu dikatakan kurang perhatian dari sosok ayah semasa kecil lantaran sering ditinggal ayahnya sibuk bekerja.
"Psikolognya ngomong aku tuh begini karena aku kurang perhatian dari sosok ayah dari kecil. Papah ada ya cuman kan sibuk banget dengan urusannya sendiri kerja, terus ada badai-badai dikit di keluarga kami pokonya emang kurang deket gitu," ucap Gisel.
"Jadi menurut dia aku tuh begini karena emang aku kering banget, emang karena haus kasih sayang. Emang karena sosok ayah, sosok pemimpin, sosok yang bisa dijadiin pegangan jadi dia kaya mengkonfirmasi semua itu untuk masalah yang aku alami," ujarnya menambahkan.
Ia pun tidak membenarkan apa yang telah diperbuatnya di masa lalu itu, termasuk soal video 19 detiknya. Meskipun begitu, Ia lantas tidak ingit berlarut-larut dengan kesedihan dan tenggelam dengan penyesalan.
Baca Juga: Suasana Haru Keluarga Korban Mutilasi Bekasi Saat Jalani Tradisi Brobosan
"Masa lalu memang bukan dijadiin pembelaan kaya gitu, tapi emang bisa untuk dijadiin pembelajaran atau membentuk kita jadi lebih baik sebetulnya," tuturnya.
"Jadi gak bisa nyalahin masa lalu juga, masa lalu kita harus berdamai, harus bisa maafin, harusnya ya memang harus percaya sama Tuhan sih karena emang susah sih jalan hidupnya," ujar Gisel.