joglo

Bongkar Rahasia Jadi Sekjen Partai Golkar Era Soeharto, Sarwono Kusumaatmadja: Saya Diintai Jenderal Benny Moerdani Selama Tiga Tahun

Suara Joglo Suara.Com
Kamis, 12 Januari 2023 | 16:39 WIB
Bongkar Rahasia Jadi Sekjen Partai Golkar Era Soeharto, Sarwono Kusumaatmadja: Saya Diintai Jenderal Benny Moerdani Selama Tiga Tahun
Dedi Mulyadi ngobrol dengan mantan menteri Sarwono Kusumaatmadja ([Dedi Mulyadi/YouTube])

Mantan menteri era orde baru Sarwono Kusumaatmadja beberkan kisahnya saat dipantau intel dari BAIS selama tiga bulan. 

Fakta itu diungkapan Sarwono saat ngobrol bareng dengan anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang diunggah di channel YouTubenya. 

Mulanya Dedi Mulyadi mengenalkan kembali sosok Sarwono Kusumaatmadja yang merupakan salah satu anggota menteri di era Presiden Soeharto. 

Sebelum melenggang ke kursi menteri, mantan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara pada kabinet pembangunan V itu meniti karier politiknya melalui partai Golkar. Jabatan tertingginya di Partai Golkar yakni menjadi Sekjen DPP Partai Golkar. 

Jabatan itu kiranya sangat prestisius di kala itu mengingat, jabatan sekjen di Partai Golkar tidak sembarang orang yang bisa menempatinya. 

"Pernah jadi sekjen di partai Golkar, bayangin lhoh berarti orang yang dipilih sama Pak Harto," tanya Dedi.

"Betul diintelin dulu," sergah Sarwono. 

"Gimana Pak Harto kok bisa milih Pak Sarwono mengingat itu biasanya dijabat militer Mayjen lah, kok bisa?" tanya Dedi lagi.

Sarwono pun membeberkan rahasianya bisa ditunjuk Soeharto sebagai sekjen Partai Golkar. Ia mengisahkan semuanya itu bermula dari Munas Partai Golkar di tahun 1987.

Baca Juga: Viral Dijodoh-jodohin dengan Perempuan Cantik Mirip Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi: Jangan, Rugi Saya Sudah Punya Orang

"Waktu Munas Golkar tahun 1987 ada kolonel dari intelejen, bilang bahwa saya diproyeksikan oleh Asintel Pangab Jenderal Benny Moerdani jadi sekjen Golkar," ungkapnya. 

Menurut Sarwono sebelum Soeharto menentukan pilihan kepadanya, ia ternyata sudah diintai intel selama tiga bulan. Yakni mulai Desember 1979 hingga Maret 1983.

"Saya lihat laporan intel saya diintip tentara isinya, riwayat hidup oke, silsilah keluarga oke, teman deket oke, ternyata isinya termasuk statemen di koran di majalah dianalisis, kemudian percakapan dicatet ketemu siapa dimana ada," bebernya. 

Lebih lucunya, belakangan perwira yang pernah ditugasi Jenderal Benny Moerdani untuk mengintai Sarwono, di kemudian hari bertemu dengan anaknya. Dan dia mengaku pernah mengintai sang ayah.

"Lucunya suatu ketika waktu ada acara maritim, anak saya kebetulan ikut di situ, ketemulah sama perwira yang disuruh intelin saya. Saya akhirnya kenal, sekarang dia mayjen purnawirawan," tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI