Suara Joglo - Entah apa penyebabnya, tiba-tiba saja seorang warganet menyemprot Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka agar tidak serakah buru-buru mencalonkan diri lebih tinggi lagi pada Pemilu 2024 nanti.
Namun yang pasti, sebelumnya beredar sebuah video berisi potongan-potongan foto dengan narasi Gibran dan Ganjar ditunjuk sebagai Megawati maju sebagai capres dan cawapres di 2024. Namun belakangan terkuak kalau konten itu hoaks.
Ditengah narasi konten hoaks tersebut, tiba-tiba saja ada warganet menyemprot Gibran seperti itu. Ia membandingkan Gibran dengan ayahnya, Joko Widodo (Jokowi) yang maju ke Jakarta ketika usianya sudah matang.
"Rasah aneh2 selesaikan solo dulu, baru maju yg lebih tinggi dahulu bapaknya segera naik Karena mungkin dah cukup berumur.. ini masih muda jadikan solo dulu @gibran_tweet kalau mau naik sokmben wae waktumu masih panjang.. sampeyan memang untuk masa depan.." tulis akun @north_enz.
Unggahan ini kemudian direspons oleh Gibran lewat akun Twitternya @gibran_tweet dengan nada aga ngegas. Ia membalasnya dengan balik bertanya kepada warganet tersebut.
"Sekarang saya tanya. Emangnya solo gak saya selesaikan?," tulis akun Gibran.
Unggahan ini kemudian ramai dan membetot perhatian warganet. Mereka ramai-ramai nimbrung dan mengamini warganet tersebut. Beberapa bahkan justru menyudutkan Gibran.
"Naik selagi bapak masih presiden, biar lebih lancar yaa gak broo," tulis akun @hasani_nanang.
"Emang omonganmu bisa dipegang ? Dulu bilang gak mikir utk pilkada ternyata........," tulis akun @sulaimanariefst.
"Di solopun kau jadi walikota karna status kau anak jokowi,kalau bukan anak jokowi,entahlah Beruntung daerahku dipimpin oleh orang2 yg memang pantas untuk dipilih,bukan yg bgnianngmng aja gak jelas," tulis akun @Yosriza27781045.
"Mestinya pertanyaanya adalah.. bahagian mana dalam urusan pemerintah kota solo yang belum diselesaikan.. tolong ditunujukkan... itu mungkin pertanyaan yang lebih merendah pak wali." tulis akun @t4uf1k11.