Suara Joglo - Menjadi istri kedua memang tidak gampang. Dan inilah pengakuan Melanie Sukmawati alias Lala, istri kedua Farhat Abbas. Lala dinikahi Farhat saat masih berstatus suami Nia Daniaty.
Sampai akhirnya Farhat dan Nia resmi bercerai beberapa waktu lalu. Saat itu diduga perceraian keduanya lantaran ada pihak ketiga dalam rumah tangga mereka. Nama Lala lantas dikait-kaitkan dengan rumah tangga keduanya.
Dalam Channel Youtube Apa Aja Boleh, Lala mengakui mengenal dan pernah bertemu dengan istri pertama suaminya itu. Tak sekedar jumpa, Lala akui pernah melakukan jalan bersama dengan Farhat dan Nia Daniaty.
Mereka sempat jalan bertiga dan saling berkomunikasi. "Lala kenal, pernah jalan juga sama Mba Nia pas pernikahan sama Farhat, itu sempet jalan bertiga, mungkin Mba Nia tau lah," katanya dalam video pendek tersebut.
Ia lantas menceritakan kenapa pada akhirnya nekat mau menjadi istri kedua Farhat Abbas. Saat itu wanita kelahiran tahun 1980 tersebut mengakui mulai merasakan bagaimana dirinya saat menjadi istri kedua.
"Saat itu, kenapa Lala mungkin nekat gitu ya, karena ditentang keluarga, temen-temen, lingkungan, harus berhenti kerja pula," katanya.
Muda dan masih bekerja, dia akui juga Farhat Abbas memintanya untuk berhenti bekerja dari kantornya yang lama. Suami pertama Nia Daniaty itu seperti membius Lala dengan doktrin kewajiban seorang istri yang tunduk pada suami.
Saat itu Farhat bilang kalau hal itu bukanlah pengorbanan, melainkan memang sudah menjadi kewajiban seorang istri. Tak berkutik dan masih percaya, istri kedua Farhat hanya bisa menuruti kata suami saat itu.
"Sebagai wanita dan istrinya Farhat saat itu dan suami yang nyuruh begitu ya Lala harus ikutin," katanya menambahkan.
Baca Juga: Ketua DPRD Sulsel Jaminkan Pulau Dutungan ke Pengusaha Karena Punya Utang Rp4 Miliar
Tak sampai setahun, Lala yang melahirkan seorang anak dari Farhat Abbas mulai mencoba sadar setelah puluhan purnama bersabar.
Meskipun tak dijatuhi talak, Melanie Sukmawati alias Lala itu yakin bisa cerai dengan Farhat Abbas. "Lala tunggu 100 hari aja, karena dalam Islam putus sendiri kalo suami enggak kasih nafkah lahir batin,"