Jagad media sosial Twitter dikejutkan dengan postingan foto seorang suporter yang terkapar bersimbah darah usai menyaksikan laga PSS Sleman vs Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Kamis (26/1/2023) sore.
Seperti diketahui, nasib apes harus dialami Arema FC setelah bus yang mereka tumpangi mendapat lemparan batu saat keluar dari stadion.
Bahkan dalam video yang beredar di sosial media, sejumlah kaca bus yang mengangkut rombongan pemain Arema FC mengalami pecah.
Terbaru, giliran akun Twitter @AGR_devi yang memposting seorang suporter terkapar di rumah sakit setelah terkena lemparan baru.
@PSSleman hallo min, mohon maaf ini ada supporter yg kena timpuk pemain @AremafcOfficial secara langsung dari dalam bus dengan di patwal, tidak ada satupun polisi yang menolong. Mohon bantuannya min untuk iktikat baiknya dari pemain tsb. Mohon doanya lur @BCSxPSS_1976," tulis cuitan tersebut yang dilansir Suara Joglo.
"Mohon doanya lur, ini kena timpuk dr pemain Arema dijalan, dilempar dr dalam bus pemain dan tidak ada satupun yg menolong, posisi ada polisi yang sedang patwal," tambah akun tersebut.
Dari postingan tersebut, korban yang belum diketahui identitasnya itu akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI, Kalasan, Sleman untuk mendapatkan pertolongan.
Pada video yang diunggah oleh akun Twitter @idextratime, terlihat kondisi bus Arema FC usai dilempar batu.
"Kaca bus yang ditumpangi skuad Arema FC dilempar hingga pecah oleh orang tak dikenal," tulis caption pada video yang diunggah tersebut.
Baca Juga: Mahasiswa UI Hasya Ditabrak Eks Kapolsek Cilincing Malah Ditetapkan Jadi Tersangka
"Pelatih Javier Rocha menjelaskan kejadian terjadi beberapa saat setelah mereka keluar dari stadion Maguwoharjo seusai menghadapi PSS Sleman," tambahnya.
Pada video lain yang diunggah akun Twitter @NohAllen_12 terlihat juga kondisi kaca depan bus yang retak akibat lemparan batu.
"Pelemparan Bus pemain @AremafcOfficial pasca pertandingan vs PSS Sleman. Apakah ini di benarkan?, tentu tidak. Ironis," tulis caption video itu.
"Paling benar ini emang para pemain keluar dari tim ini mental sebagai pemain sepak bola hancur kalau terus ikut tim yg managemennya inya inyi," sambung akun tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, tiga orang didalam bus tersebut mengalami luka-luka. Terkait identitas korban saat ini pihak Arema FC belum memberikan klarifikasi.