PSIS Semarang mendatangkan gelandang asal Kirgistan sebagai kuota pemain asing Asia jelang kompetisi Liga 1 2018/2019.
Akhlidin Israilov didatangkan manajemen PSIS atas rekomendasi pelatih Subangkit yang sebelumnya sukses membawa tim Laskar Mahesa Jenar promosi ke kasta tertinggi.
Sayang, hanya sepekan jelang kompetisi Subangkit mendadak dipecat dan posisinya digantikan pelatih asal Italia, Vincenzo Annese.
Pergantian pelatih itu berdampak besar pada Israilov yang akhirnya ditepikan Annese dari skuad utama.
Dia akhirnya hanya bertahan setengah musim yang akhirnya didepak di pertengahan kompetisi.
Salah satu pembelian gagal yang dilakukan PSIS Semarang adalah striker asal Jamaika, Chevaughn Walsh.
Walsh digadang-gadang menggantikan posisi Bruno Silva di pertengahan musim lalu.
Didatangkan dari Ha Tinh FC plus catatan 4 gol dari 9 laga, Chevaughn Walsh justru melempem saat berseragam PSIS Semarang.
Total dari 10 pertandingan di putaran kedua, Chevaughn Walsh hanya mampu menorehkan 1 gol dan akhirnya didepak di akhir musim.