Salah satu calon Wakil Ketua Umum PSSI, Yesayas Oktovianus menggugat Erick Thohir ke FIFA.
Langkah gugatan itu berkaitan dengan pencalonan Menteri BUMN tersebut sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Yesayas menilai pencalonan tersebut melanggar normal hingga regulasi yang ada dalam tubuh PSSI.
"Merujuk Surat Keputusan Komite Pemilihan PSSI Nomor: 001/KP-PSSI/I/2023 tentang Susunan Calon Komite Ekskutif PSSI Periode 2023-2027, dengan ini disampaikan Surat Banding atas keputusan dimaksud terkait dengan calon Komite Ekskutif PSSI yang menurut pandangan kami telah melanggar norma, statuta dan regulasi Kode Pemilihan PSSI," tertulis pernyataan Yeyasas Oktavianus yang diunggah akun Instagram @sepakbolaid, Jumat (10/2/2023).
"Bahwa Sdr. Erick Thohir tidak memiliki kualifikasi telah aktif di sepak bola dalam koridor PSSI sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sesuai dengan Statuta PSSI Pasal 38: Calon Komite Ekskutif PSSI," lanjut pernyataan dalam surat banding tersebut.
Sontak saja, gugatan itu mendapat serangan dari warganet yang membanjiri kolom komentar postingan tersebut.
Netizen menilai Erick Thohir berpengalaman di sepak bola saat duduk di jajaran manajemen Persib Bandung hingga pemilik klub raksasa Liga Italia, Inter Milan.
"Lah, Pak Erick udh jadi bagian dari Persib dari 2009 terus pernah punya saham di Inter Milan," tulis @m.fadliirizkii.
"Kurang lama apa pak Erick Tohir jadi salah satu pemegang saham Persib di 2013- 2019 kalau gak salah. Bahkan dia sempet punya saham di Inter Milan," tambah @chwankholik_.
"Orang-orang yang takut bakalan lengser," timpal @footballstatistik.
"Panik-panikkkk," tulis @jeensneakers.
"Yth bapak disaat tahun 2009 pak ET jadi bagian dari Persib ente lagi jadi apa ya pak," tambah @tria__sw mengomentari majunya Erick Thohir yang digugat Yesasa Oktovianus.