Aksi Mario Dandy menganiaya David, putra petinggi GP Ansor masih terus menjadi sorotan publik. Bukan hanya netizen, salah satu selebritas yang turut mengkritik perilaku pejabat Direktorat Jenderal Pajak itu adalah Bintang Emon.
Hal itu ia bagikan melalui akun media sosialnya. Bintang Emon menyebut bahwa sosok yang diduga merupakan Mario itu berusaha mendapatkan kehormatan dari pangkat dan jabatan orang tuanya.
"Begitu tuh orang yang nggak tau kerasnya hidup, mah. Orang yang nggak pernah nyari rispect mah gini," tutur Bintang Emon, dikutip dari unggahan @pembasmi_kehaluan_real, Minggu (26/2/2023).
Alih-alih mencari kehormatan dengan menghormati dan menghargai orang lain, Bintang Emon menyebut Mario hanya mebgandalkan orang tuanya untuk dihargai orang lain.
Bintang Emon juga sangat miris melihat kondisi David Ozora yang diserang di bagian tubuh, yang dalam ilmu bela diri, tidak boleh diserang. Apalagi, sepatu yang digunakan oleh Mario saat menyerang bukan sepatu biasa.
"Sepatunya bukan skechers itu, skechers mah empuk. Gua tau ini sepatu keras. Habis itu dia nendang mukanya pakai ancang-ancang terus selebrasi, gila," tuturnya.
Lebih lanut, komedian 26 tahun itu juga mengungkapkan bahwa penyerangan itu bukan hanya dilandasi oleh emosi, melainkan sifat arogan. Sehingga, Mario dinilai sampai hati melakukan penindasan tersebut.
"Orang emosi mah serangannya sporadis, terus udah deh, udah keluar emosinya ya udah. Ini selebrasi, dih, gila. Keji banget tuh orang," ungkap Bintang emon.
Sementara itu, Bintang Emon juga menilai bahwa sikap arogan, seperti Mario yang mengatakan dirinya tak takut bahkan menantang David melaporkannya ke polisi, menunjukkan adanya pengalaman serupa.
Baca Juga: Mutasi Sejumlah Perwira Tinggi, Kapolri Tunjuk Irjen Wahyu Widada jadi Kabaintelkam
"Gua sih, mungkin nih, gua akan ngomong gitu kalau gua dulu pernah dilaporin, terus dengan kuasa keluarga gua, gua bebas dari laporan, makanya gua bisa ngomong gitu, gua gak tau dia kek gitu apa enggak," imbuh Bintang Emon.
"Elu udah ngambil duit rakyat masa mau ngambilin nyawa rakyat juga," pungkasnya.