Persoalan kehidupan rumah tangga, Gisella Anastasia memang memiliki pengalaman yang berbeda dengan hubungan kebanyakan orang. Pasalnya, ibunda Gempi itu sempat gagal membina rumah tangga dengan Gading Marteen.
Hal itu disebabkan oleh adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukannya. Namun, tanpa ragu lagi, Gisel justru membagikan kisah perselingkuhan yang dialaminya itu bersama Nagita Slavina dan Ashanty.
Menurutnya hal itu bisa menjadi bahan pembelajaran bagi yang mendengarkan vlog mereka itu.
“Gapapa, untungnya udah dibuka sama umum dan saya sudah bisa melewati semuanya,” ujar Gisel, dikutip dari unggahan @Oliviafashion, Kamis (2/3/2023).
Ketika diminta menjelaskan faktor perselingkuhan, ibu satu anak itu tampak sangat bersemangat. Pasalnya, hal itu diyakininya sebagai proses introspeksinya ketika mengalami hal itu.
“Faktor perselingkuhan yang terutama karena macem-macem ya. Bisa kebodohan. Kalau aku pribadi ditanya kenapa? Karena aku tahu tentang banyak hal, pengetahuannya kurang, fondasi tentang Tuhannya nggak ada,” ungkapnya.
Hal yang lebih diyakininya sebagai faktor adanya perselingkuhan itu adalah karena dirinya kurang mengerti dan mendalami fondasi tentang Tuhan. Sehingga, ia merasa dirinya bisa mencari segala sesuatunya dengan kekuatan sendiri.
“Aku masih muda, dan aku paham tentang banyak hal. Jadi, semuanya dicari sendiri dengan kekuatan sendiri sehingga pas itu nggak berhasil-berhasil ya kayak lelah banget rasanya, karena waktu itu nggak ngerti gitu.” tutur Gisel.
Namun, menurutnya, perselingkuhan itu tidak akan terjadi ketika setiap orang memiliki fondasi keimanan yang kuat. Sehingga setiap permasalahan tentu dapat ia hadapi dengan logika yang benar.
Baca Juga: Tabiat Asli Gen Halilintar Dibongkar Netizen yang Tak Sengaja Papasan, Geni Faruk sampai Minta Maaf
“Iman dan segala macemnya kuat. Pasti bisa lewat tuh dengan baik tanpa ada perselingkuhan, kalau aku bilang sih gitu. Mau apapun itu, mau kurang kasih sayang lah, mau namanya ada yang nggak dihidupin suaminya lah,” tutur Gisel.
Selain itu, faktor perselingkuhan selanjutnya menurut Gisel adalah menormalisasi kesalahan-kesalahan kecil. Hal itu membuat seseorang tidak sadar bahwa hal yang ia lakukan adalah kesalahan besar.
“Cuma sometimes orang nggak ngerti nggak tau dan mungkin kebiasaan mentoleransi dosa kecil, sampai kita nggak sadar, suatu hari kita sudah melakukan hal yang besar sebenarnya,” tegasnya.