Pascageger rekening buncit Rafael Alun Trisambodo, Kementerian Keuangan terus disorot. Belum lama ini Menkopolhukam Mahfud MD menyebut ada transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun di lingkup Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku urung melihat adanya angka itu.
Diberitakan sebelumnya, ketika kunjungan ke Yogyakarta, Menkopolhukam Mahfud MD membeberkan berdasar analisis PPATK ditemukan adanya transaksi mencurigakan di Kementerian Keuangan.
Berdasar data dari Kemenkeu pada 2009 hingga 2023 ditemukan transaksi mencurigakan itu mencapai Rp300 triliun.
Menanggapi data tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku urung melihat secara jelas terkait munculnya angka sebesar itu.
Ia mengaku baru pagi ini menerima surat dari PPATK terkait transaksi mencurigakan itu.
"Tadi saya sudah komunikasi dengan Pak Mahfud dan dari PPATK pak Ivan, pertama surat itu baru saya terima tadi pagi. Mengenai Rp300 triliun terus terang saya nggak tahu juga dari mana angkanya. Dari surat yang disampaikan ke saya 36 lembar itu belum melihat angkanya," terangnya usai mendampingi Presiden Jokowi sidak ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surakarta seperti dikutip dari channel YouTube Berita Surakarta, Kamis (9/3/2023).
Lebih lanjut, Sri Mulyani akan melakukan komunikasi lebih lanjut dengan Mahfud MD dan Ivan Yustiavandana terkait angka Rp300 triliun itu.
"Nanti saya kalau kembali ke Jakarta akan bicara lagi dengan Pak Mahfud dan Pak Ivan angkanya dari mana sehingga saya juga punya informasi yang sama dengan anda semua media dan masyarakat," lanjutnya.
Sebab ia juga harus mengetahui cara perhitungannya hingga bisa ketemu angka Rp300 triliun itu.
Baca Juga: Gibran Tak Dikenali Menteri Keuangan Sri Mulyani, Netizen: Coba Itu Auranya Dibenerin Dulu Mas
"tentu saya tanya ke pak Ivan nanti cara menghitungnya gimana datanya seperti apa karena di dalam surat yang disampaikan ngga ada satu angka pun," tukasnya.