Kapten Persija Jakarta, Andritany Ardhiyaksa melempar sinyal timnya lempar handuk dalam perburuan gelara juara BRI Liga 1 2022/2023.
Andritany Ardhiyaksa yang menilai timnya semakin berat usai hasil yang terjadi di pekan ini.
Termasuk hasil kemenangan PSM Makassar dari tuan rumah Persikabo 1973 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Kamis (9/3/2023).
"Sejujurnya kami ingin mengejar PSM di puncak klasemen. Kami ingin menjadi juara. Tapi kehilangan tiga poin ini membuat kami semakin berat untuk menjadi juara," kata Andritany dilansir dari laman resmi PT LIB.
Persija untuk sementara menduduki peringkat tiga dengan koleksi 51 poin dari 27 pertandingan. Mereka terpaut 14 poin dari pemuncak klasemen Juku Eja yang telah bermain 29 kali.
Sementara pelatih Persija, Thomas Doll mulai berpikir realistis untuk pencapaian timnya. Ia menyebut penampilan inkonsisten pemain yang menjadi biang dari semakin sulitnya peluang Persija meraih gelar juara.
"Saya tidak paham apakah ini karena mental pemain kami kurang baik atau tidak. Karena setiap bermain laga tandang, kami tidak bisa memainkan sepak bola kami seperti biasanya," ujar Thomas Doll.
"Sangat disayangkan kami sudah jauh-jauh datang ke sini tapi kembali dengan tangan kosong. Satu poin pun kami tidak bisa meraihnya. Dan kami harus bekerja keras lebih baik lagi untuk di sisa laga," tambahnya.
Persija Jakarta meraih gelar BRI Liga 1 2022/2023 semakin sulit. Selain Macan Kemayoran dibungkam tuan rumah Borneo FC dengan skor 3-1. Sementara PSM Makassar sukses menang dari Persikabo 1973. Praktis jarak poin kedua tim semakin jauh.
Baca Juga: Hitung-hitungan Persija Juara BRI Liga 1, Berat tapi Bukan Tidak Mungkin