Belum lama ini publik dikejutkan dengan keputusan Lucky Hakim yang mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu. Padahal seperti diungkapnya, selama menjabat ia mendapat ragam fasilitas mewah hingga gaji besar hingga ratusan rupiah.
Diketahui aktor Lucky Hakim mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu pada Rabu 15 Februari 2023 lalu.
Ia secara mendadak mengundurkan diri lantaran merasa gagal mengemban amanah hingga tak nyaman menerima gaji buta. Hal itu mengingat selama menyandang jabatan sebagai wakil bupati nyaris tak ada pekerjaan yang dilakoninya selain hanya menunggu penugasan dari bupati.
Belum lama ini ia membeberkan perihal fasilitas mewah dan gaji besar yang didapatnya selama menjabat wakil bupati, meski ia nyaris nganggur tanpa melakoni pekerjaan semestinya.
Saat ngobrol di channel YouTube Ngobrol Asix yang dipandu Anang Hermansyah, Lucky Hakim mengungkapkan selama menjabat Wakil Bupati Indramayu, ia mendapat fasilitas mobil mewah hingga 3 unit.
Selain itu, ia juga mendapat fasilitas rumah mewah dan juga motor yang banyak.
"Dapat mobil mewah tiga biji, motor banyak, rumah gede dengan AC gratis," ungkapnya seperti dikutip Jumat (10/3/2023).
Tak hanya itu, ia juga mendapat gaji besar selama menjalankan jabatannya. Nilainya pun hingga ratusan juta rupiah.
"Tiap bulan gaji kecil Rp5 juta. Tapi kan take home paynya besar, ratusan lah. Tadi malem, kemaren saya masuk ke rekening Rp40 juta. Untuk sesuatu kaya koordinasi. Koordinasi apa orang gw ga ngapa-ngapain," bebernya.
"Kalau ada pendapatan upah pungut pajak dan lain-lain setahun dibagi 12, ya range Rp150-200 juta.Dan itu uangnya utuh lho, semua dibayar sudah ada anggarannya," tambahnya.
Menurut Lucky gaji besar itu tetap dibayarkan bahkan meski ia tak bekerja. Sebab ia pernah mengetes dengan tak datang ke Indramayu selama sebulan penuh. Nyatanya tetap digaji besar.
"Dari tahun baru saya sebulan lempeng ngga ke Indramayu saya di Jakarta, tetep aja dapet uang," katanya.
Lantaran merasa tak nyaman dengan kondisi tersebut, aktor berusia 55 tahun itupun akhirnya memutuskan mundur. Ia merasa apa yang didapatnya tak sepadan dengan amanah yang diberikan oleh konstiuen yang memilihnya di Indramayu.
"Karena ga kerja, ini kemudian saya memutuskan untuk mundur," ucapnya.