Wasiat Mbah Marijan Supaya Merapi Tidak Marah: Jangan Serakah Keruk Pasir di Lereng

Suara Joglo

Minggu, 12 Maret 2023 | 19:55 WIB
Wasiat Mbah Marijan Supaya Merapi Tidak Marah: Jangan Serakah Keruk Pasir di Lereng
wasiat Mbah Marijan supaya Merapi tidak marah ([undercover.id/Instagram])

Beberapa waktu setelah Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas, belakangan mencuat kembali wasiat juru kunci Almarhum Mbah Marijan soal kemarahan gunung yang terletak di wilayah Jawa Tengah dan DIY tersebut. 

Seperti diberitakan sebelumnya Gunung Merapi kembali mengalami erupsi besar, Sabtu (11/3/2023). 

Akibat muntahan awan panas guguran tersebut sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang hingga Kebumen mengalami hujan abu vulkanik. Bahkan beberapa wilayah di Magelang sempat mengalami kondisi gelap gulita akibat terselimut debu vulkanik.

Belakangan di tengah Merapi yang kembali beraktivitas tinggi itu mencuat video singkat terkait wasiat Mbah Marijan soal kemarahan salah satu gunung teraktif di Indonesia itu.

Dalam video itu Mbah Marijan mengungkapkan bahwa untuk membuat Merapi tetap aman dan kondusif, jangan merusak lingkungan. 

Yang dimaksud dirinya yakni mengeruk tambang pasir terlampau berlebih hingga akhirnya merusak lingkungan sekitar.

"Pantangannya Merapi supaya tidak marah, itu beckhoe jangan merusak Jogja, kalau butuh ya ambil tapi jangan sampai pasirnya keluar Jogja, kalau bisa jangan dikeruk beckhoe," ungkapnya seperti dikutip dari akun undercover.id, Minggu (12/3/2023).

Ia kemudian mengingatkan agar pemangku kebijakan di wilayah yang berbatasan dengan Gunung Merapi untuk sadar diri dan mau bersikap untuk menjaga lingkungan di lereng.

Sebab bila tidak peduli atau menghiraukan terutama penambangan masif di lereng, Merapi bisa marah, memberi pasir sekaligus awan panas.

baca juga

Empat bupati kalau bisa harus berpikir, kalau tidak mau berpikir akan diberi pasir termasuk awan panasnya karena merusak lingkungan," katanya.

"Benar itu, sudah jelas, itu kalau tetap membiarkan beckhoe itu mengeruk pasir di lereng merapi bakal merasakan akibatnya. Ini perintahnya Eyang Merapi," tegasnya.

Nyatanya wasiat Mbah Marijan itu nyaris senada dengan pernyataan Gubernur DIY Sri Sultan HB X beberapa waktu lalu. 

Saat menanggapi aktivitas Gunung Merapi yang kembali meningkat, Sri Sultan HB X menyebut bahwa aktivitas itu sejatinya untuk menambal titik-titik yang dirusak akibat tambang.

"Merapi erupsi ya begitu saja, tidak meletus seperti dulu. Yang penting itu mengisi yang dirusak karena ditambang aja," terangnya.

Ia meyakini bahwa aktivitas Merapi itu akan berhenti dengan sendirinya. Walaupun itu membutuhkan waktu yang tak singkat.

"Nanti kalau lubangnya udah tertutup berhenti sendiri," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Live Streaming Merapi Saat Ini, Pantau Erupsi dan Awan Panas di Kanal BPPTKG

Live Streaming Merapi Saat Ini, Pantau Erupsi dan Awan Panas di Kanal BPPTKG

News | Minggu, 12 Maret 2023 | 18:51 WIB

3 Kabupaten dan Kota Terdampak Abu Merapi, dari Boyolali Hingga Temanggung

3 Kabupaten dan Kota Terdampak Abu Merapi, dari Boyolali Hingga Temanggung

News | Minggu, 12 Maret 2023 | 15:01 WIB

Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sebanyak 6 Kali pada Minggu Pagi

Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sebanyak 6 Kali pada Minggu Pagi

Joglo | Minggu, 12 Maret 2023 | 14:12 WIB

Terkini

Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri

Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri

Bali | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:02 WIB

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

Sulsel | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:51 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas

4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas

Jogja | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:37 WIB

5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli

5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:35 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan

Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:32 WIB

Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'

Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:20 WIB

Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?

Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:10 WIB

Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat

Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat

Surakarta | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:09 WIB