Akademisi yang juga tokoh NU Nadirsyah Hosen, atau yang akrab dipanggil Gus Nadir berdebat dengan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu.
Debat tersebut terjadi di Twitter. Mereka saling berargument soal Sidang Isbat.
Gus Nadir membuat pandangan soal sidang Isbat yang dilakukan pemerintah untuk menentukan 1 Syawal atau hari raya Idul Fitri.
"Buat apa ada sidang itsbat kalau ormas mementingkan egonya sendiri? Kaidah fiqh: hukmul hakim yarfa’ul khilaf. Mau siapapun Menag-nya, dari ormas manapun, semua harusnya patuh dengan sidang itsbat. Buat apa sidang Itsbat kalau pemerintah juga disuruh memfasilitasi lebaran yg berbeda?" tulis Gus Nadir dikutip pada Selasa (18/4/2023).
Said Didu pun rupanya memiliki pandangan yang berbeda soal Sidang Isbat.
"Pemahaman saya, sidang itsbat itu menentukan kapan idul fitri sesuai mekakisme masing-masing - bukan menyatukan dan memaksa pihak yg berbeda," tulis Said Didu.
"Tidak ada kaitan dg yg mana yg dilayani pemerintah dan itu sdh berlangsung sejak lama. Pemerintah harusnya melayani semua," jelas Said Didu.
Melihat hal itu, Gus Nadir pun kembali memberikan cuitaannya. Kalau pandangan seperti Said Didu, lebih baik tidak usah ada sidang itsbat.
"Aduh Pak @msaid_didu kalau sidang itsbat cuma menentukan idul fitri sesuai mekanisme masing-masing, ya gak usah ada sidang itsbat. Kembalikan saja pada ormas. Gak sekalian aja Pak ada ormas yg minta shalat ied juga di istiqlal sehari sebelum lebaran versi pemerintah? Sekalian aja gimana?" tulis Gus Nadir
Baca Juga: Wanti-wanti ke Pemudik, Cak Imin: Kalau Balik Jangan Bawa Saudara, Jakarta Sudah Penuh
![Cuitan Gus Nadir dan Said Didu [[Twitter]]](https://media.suara.com/suara-partners/joglo/thumbs/1200x675/2023/04/18/1-screenshot-2023-04-18-161142.jpg)