Viral Gegara Salat Idul Fitri, Ini Sederet Kontroversi Ponpes Al-Zaytun Indramayu

Suara Joglo | Suara.com

Rabu, 26 April 2023 | 18:38 WIB
Viral Gegara Salat Idul Fitri, Ini Sederet Kontroversi Ponpes Al-Zaytun Indramayu
Ponpes Al-Zaytun Indramayu membuat heboh jagat media sosial (medsos) gara-gara mencampurkan shaf wanita dan pria saat salat Idul Fitri 2023. (Instagram)

Ponpes Al-Zaytun Indramayu membuat heboh jagat media sosial (medsos) gara-gara mencampurkan shaf wanita dan pria saat salat Idul Fitri 2023.

Dalam gambar yang beredar, terlihat Shalat Idul Fitri yang dilakukan oleh Ponpes yang terletak di Desa Mekarjaya, Gantar, Indramayu ini tidak memisahkan saf antara kaum perempuan dan lelaki.

Tidak hanya itu, terdapat jarak yang besar antara para jemaah, sehingga membuat publik ramai menyoroti karena dianggap bertentangan dengan syariat Islam.

Namun itu bukan hal pertama Ponpes Al-Zaytun Indramayu membuat kontroversi.

Berikut ini sederet kontroversi Ponpes Al-Zaytun Indramayu dilansir dari Terkini.id:

1. NII dan Ponpes Al-Zaytun

Dilansir dari berbagai sumber, pada tahun 2002, Majelis Ulama Indonesia alias MUI pernah menyelidiki dugaan adanya hubungan antara Negara Islam Indonesia alias NII dengan Ponpes Al-Zaytun.

Pada saat itu, Ma’ruf Amin yang menjabat sebagai Ketua MUI membenarkan bahwa Ponpes Al-Zaytun telah menyimpang dari ajaran Islam.

"Terdapat penyimpangan paham dan ajaran Islam yang dipraktikkan organisasi NII KW IX. Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi antara lain dalam hal mobilisasi dana yang mengatasnamakan ajaran Islam yang diselewengkan, penafsiran ayat-ayat Alquran yang menyimpang dan mengkafirkan kelompok di luar organisasi mereka," bunyi hasil investigasi MUI terkait Ponpes Al-Zaytun.

MUI juga menemukan adanya hubungan antara jaringan terorisme NII dan Ponpes yang didirikan pada 13 Agustus 1996 itu.

2. Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Pada tahun 2021, mantan pegawai Ponpes Al-Zaytun melaporkan dugaan pelecehan seksual yang diperbuat oleh Panji Gumilang.

Adapun Panji Gumilang adalah pendiri dari pondok pesantren tersebut.

Djoemaidi Anom selaku pengacara mantan pegawai Ponpes Al-Zaytun mengungkapkan bahwa kejadian tidak senonoh yang menimpa kliennya terjadi pada tahun 2018.

Namun korban tidak berani melaporkan peristiwa ini lantaran mengaku terus diawasi secara ketat oleh Panji Gumilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Ponpes Al Zaytun Indramayu, Perguruan yang Viral Jamaah Salat Bercampur

Profil Ponpes Al Zaytun Indramayu, Perguruan yang Viral Jamaah Salat Bercampur

News | Rabu, 26 April 2023 | 16:23 WIB

Hukum Shalat Berjamaah dengan Shaf Renggang

Hukum Shalat Berjamaah dengan Shaf Renggang

News | Rabu, 26 April 2023 | 14:37 WIB

Pesantren Al Zaytun Salat Idul Fitri Berjarak dengan Jamaah Pria dan Wanita yang Digabung, Sesuai Syariat Islam?

Pesantren Al Zaytun Salat Idul Fitri Berjarak dengan Jamaah Pria dan Wanita yang Digabung, Sesuai Syariat Islam?

Lifestyle | Rabu, 26 April 2023 | 14:28 WIB

Terkini

Kisah Gadis Cantik Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Rusak, Menabung Meski Serba Kurang

Kisah Gadis Cantik Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Rusak, Menabung Meski Serba Kurang

Sumut | Rabu, 15 April 2026 | 18:12 WIB

Belajar Melambat dan Bernapas di Tengah Riuh Bundaran Satam Tanjung Pandan

Belajar Melambat dan Bernapas di Tengah Riuh Bundaran Satam Tanjung Pandan

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 18:10 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026

Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 18:05 WIB

Astra Honda Dream Cup 2026 Kembali Cari Bibit Pebalap Muda Berbakat Indonesia

Astra Honda Dream Cup 2026 Kembali Cari Bibit Pebalap Muda Berbakat Indonesia

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 18:05 WIB

Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026

Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Puteri Indonesia 2026 Jadi Arena Pemberdayaan Perempuan, Finalis Didorong Bangun Dampak Nyata

Puteri Indonesia 2026 Jadi Arena Pemberdayaan Perempuan, Finalis Didorong Bangun Dampak Nyata

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 18:02 WIB