Prosesi pengalungan medali untuk cabang olahraga (cabor) jalan cepat 20 kilometer di SEA Games 2023 Kamboja mendapat kritikan tajam.
Podium yang disediakan panitia terkesan ala kadarnya di mana para juara hanya diterangi oleh lampu sorot mobil saat prosesi pengalungan menjelang malam.
Detik-detik video prosesi tersebut dibagikan oleh akun Twiter @AlionelMessi_, Minggu (7/5/2023). Terlihat beberapa panitia melakukan seremoni pemberian medali saat kondisi sudah gelap.
"Kearifan Lokal SEA Games 2023 Kamboja," tulis akun tersebut.
Pada cabor tersebut tampak atlet asal Indonesia, Hendro Yap meraih medali emas. Hendro mampu menyabet waku 1 jam 20 menit 42 detik pada Sabtu (6/5/2023).
Hendro Yap yang diketahui telah meraih lima medali emas SEA Games sepanjang kariernya ini harus puas dengan perayaan yang tak begitu meriah.
Panitia dianggap kurang persiapan menyusul dengan podium yang tak menggunakan lampu utama. Bahkan agar pemberian medali tetap berjalan meski waktu sudah gelap, panitia menggunakan lampu mobil untuk penerangan.
Hal itu menjadi viral dan mendapat berbagai kritikan oleh netizen. Bahkan tak sedikit yang menyebut proses pengalungan itu seperti turnamen tingkat desa.
"Kayak pelaksanaan pekan olahraga desa (pordes)," sindir @HSyamsu***.
"Sulut api unggun sekalian aja bang, nyanyi bareng tuh," celetuk @Penikmat_Mi***.
"Mobilnya sangat multiguna, baiknya pakai mobol yang offroad 4x4 atau berburu babi hutan yang lighting bisa nerangin hati panitia," sindir @BewoksXmo****.