Menuai popularitas sebagai tokoh politik nasional, Ganjar Pranowo nyatanya lahir dalam kondisi yang tak mudah. Hal itu mencuat saat ia curhat di hadapan Gus Muwafiq, di Sleman Yogyakarta.
Ganjar Pranowo yang kini resmi diusung PDI Perjuangan sebagai calon presiden, dikenal sebagai salah satu tokoh yang populer dan sukses dalam dunia politik.
Tapi siapa kira, sosok yang dibesarkan di desa di lereng Gunung Lawu itu nyatanya mengawali hidupnya dalam kondisi yang tak mudah.
Hal itu terungkap kala Gubernur Jateng itu sowan dan berbincang di kediaman Gus Muwafiq.
Ia mengungkapkan sebelum berganti nama sebagai Ganjar Pranowo, saat kecil dulu lahir dengan nama Ganjar Sungkowo.
Namun nama itu kemudian direvisi lantaran hidup Ganjar sejak kelahirannya kerap mengalami musibah.
"Gus saya dulu namanya Ganjar Sungkowo, lalu saya tanya ke ibu kok namaku Sungkowo to? Lalu ibu bilang makanya sekarang diganti jadi Ganjar Pranowo," cerita Gajar mengisahkan masa kecilnya dulu seperti dikutip dari channel YouTube Ganjar Pranowo.
"Kenapa bu? Uripmu ki rekoso, jadi saya lahir ibu saya tengah periksa jatuh dari mobil angkutan umum. Lalu naik becak ditabrak mobil. Lalu sakit-sakitan saya," terang Ganjar ke Gus Muwafiq.
Mendengar itu, Gus Muwafiq pun sempat tertegun lalu memberikan pesannya bahwa sesuai namanya Ganjar itu memang disiapkan untuk menghadapi tantangan-tantangan hidup yang ada.
Menurutnya, makin besar kesulitannya maka kelak makin besar pula ganjarannya.
"Ganjar itu tergantung kadar kesulitannya. Makin besar kesulitannya, makin besar ganjarannya," ungkapnya.