Menkominfo Jhonny G Plate baru saja ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS. Publik pun mengkaitkannya dengan situasi politik antara Jokowi dan NasDem.
Setelah menjalani pemeriksaan untuk ketiga kalinya di gedung Kejaksaan Agung, Jhonny G Plate langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek pengadaan BTS BAKTI.
Tampak politisi Partai NasDem tersebut keluar dari gedung bundar Kejagung RI mengenakan rompi oranye dengan kondisi tangan diborgol.
Ditetapkannya Jhonny G Plate sebagai tersangka kasus korupsi proyek BTS pun menuai beragam sorotan publik.
Diantaranya bahkan mengaitkan sebagai politik balas dendam yang mengacu pada pecah kongsinya Partai NasDem dengan koalisi pemerintah lantaran mengusung Anies Baswedan sebagai capres.
"Politik kalau ga bales jasa yaa bales dendam," kata herdi.
Sementara itu, pascapenetapan tersangka terhadap Jhonny G Plate, sejumlah elite partai mendatangi NasDem tower untuk melakukan pertemuan internal.
"Ini yang segera akan kita bicarakan dalam pertemuan ini. Jadi, langkah-langkah apa, baik secara internal. Yang jelas, apa yang disampaikan oleh Kejaksaan Agung, kami Partai Nasdem prihatin dan kemudian ada langkah-langkah yang akan kami sampaikan setelah arahan yang diberikan oleh ketua umum," kata Ketua DPP Partai NasDem Charles Meikyansyah sebelum memasuki lobi NasDem Tower, Rabu (17/5/2023).
Baca Juga: Menkominfo Jhonny G Plate Ditetapkan Tersangka Korupsi Pengadaan BTS