Tak kalah dari Jokowi ataupun Gibran Rakabuming Raka, nama Kaesang Pangarep tampak seksi dihadirkan di atas panggung politik tanah air. Buktinya, ia kini santer disodorkan maju dalam Pilwakot Depok hingga digoda kursi Solo 1 menggantikan sang kakak.
Partai Solidaritas Indonesia yang mengklaim sebagai representasi partainya anak muda nan dinamis, menjadi satu-satunya yang begitu getol mendorong Kaesang Pangarep maju dalam kontestasi politik Pilwakot Depok 2024 mendatang.
Tak hanya isapan jempol belaka, partai yang dipimpin Giring Ganesha itu bahkan menempel wajah Kaesang Pangarep plus stempel PSI di sebuah baliho yang sengaja dipajang di tengah kota Depok.
Jubir PSI, Sigit Widodo menyebut Kaesang merupakan jawaban yang pas untuk menyelesaikan segudang masalah yang ada di Depok, terutama perihal hal-hal intoleran yang terjadi belakangan ini.
"Concern kami Depok membutuhkan sosok seperti Mas Kaesang untuk memperbaiki Kota yang carut-marut setelah hampir 20 tahun di bawah kekuasaan PKS. Depok intoleran yang semena-mena menggusur SD yang tidak mampu menangani sampah dan kemacetan," kicauanya seperti dikutip Senin (12/6/2023).
Sementara PSI terus bersiasat agar Kaesang bersedia didorong nyemplung ke Depok, Partai Gerindra secara senyap tapi pasti berupaya mengunci Kaesang untuk tetap di Solo.
Upaya itu menyeruak kala DPC Gerindra Solo melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus Partai Golkar Solo.
Dalam pertemuan Minggu (11/6/2023) tersebut muncul inisiasi untuk menjodohkan Kaesang dengan putra politisi senior Golkar yakni Sekar Tandjung untuk maju dalam Pilkada Solo.
"Untuk pembicaraan dengan Mas Kaesang kita walaupun Mas Kaesang ini optimis ke Depok, tapi tidak menutup kemungkinan namanya politik saat ini ada dipasang di Depok tetapi kemungkinan besar bisa berubah lagi bisa ke Solo," kata Ketua DPC Gerindra Solo, Ardiantro Kuswinarno seperti dikutip dari partner suara.com, Timlo.net.
Baca Juga: Kerap Dinilai Bercanda, Ini yang Bikin Kaesang Pangarep Pasti Maju untuk Depok 1
Dengan nada optimistis, Ardiantro meyakini bisa meruntuhkan keyakinan Kaesang agar berpaling untuk berkontribusi di kotanya sendiri yakni Solo.
"Bagaimana bisa berubah, keyakinan kami menarik Kaesang. Keyakinan kami dengan Ketua kami untuk lobi-lobi politik untuk mas Kaesang bisa ke Solo. Kami yakin mas Kaesang bisa ke Solo. Dengan mbak Sekar juga tidak menutup kemungkinan karena beliau juga selaku Ketua DPD tingkat II. Apa yang tidak mungkin terjadi? Sesuatu bisa terjadi semua," ungkapnya.
Disamping PSI dan Gerindra yang sedang menghimpun taktik mendekati Kaesang, PDI Perjuangan yang notabene partai dimana ayah dan kakaknya bernaung juga berupaya ambil bagian.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani bahkan terang-terangan mengajak Kaesang untuk masuk kandang banteng.
"Saya sampaikan mana ayu Kaesang ketemu Mbak Puan ayo masuk PDI Perjuangan," katanya akhir pekan lalu di Bandara Adi Soemarmo.