Partai Gerindra berharap besar dengan dukungan PAN pada Pemilu 2024 mendatang. Hal itu tak lain untuk memenangkan Prabowo Subianto yang diusung maju pada Pilpres tahun depan.
Bukan tanpa alasan harapan itu muncul dari Gerindra, mengingat pada Pilpres 2014 lalu, Prabowo berdampingan dengan cawapres Hatta Rajasa, sosok dipandang di PAN sendiri.
Meski harus kalah, PAN juga memberik dukungan penuh pada gelaran Pilpres 2019 lalu.
"Mudah-mudahan dukungan PAN yang ketiga kali di 2024 ini misi kita bisa tuntas mengantarkan Pak Prabowo jadi presiden," kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Andre Rosiade, dikutip Rabu (5/7/2023).
Chemistry antara PAN dan Gerindra sudah lama dibangun. Dengan demikian tak ada salahnya Andre berharap besar datangnya dukungan partai berlambang matahari ini di Pilpres 2024.
Seperti diketahui, dinamika yang terjadi di PAN ini seolah terbelah. Ada yang menginginkan PAN mendukung Prabowo namun ada juga yang mengekor pada Ganjar Pranowo.
Hal tersebut wajar, menurut Andre mengingat partai politik memiliki keputusan yang telah dipikir secara matang. Ia tetap menghormati sikap PAN nanti dalam menentukan dukungannya di Pilpres 2024.
Dukungan PAN terhadap Gerindra, sejatinya sudah terlihat. Hal itu berawal dari usulannya untuk memberikan nama Ketum PSSI, Erick Thohir sebagai pendamping Prabowo Subianto di Pilpres nanti.
Erick Thohir, merupakan sosok yang lekat dengan PAN. Beberapa kegiatan akbar yang digelar, Erick Thohir nyaris tak pernah absen.
Usulan tersebut juga sudah diperhitungkan PAN. Erick Thohir cukup berpengalaman dalam pemerintahan, termasuk pembangunan SDM. Hal ini sebagian faktor yang menjadi usulan PAN agar duet Prabowo-Erick terealisasi.