Viral di media sosial salah satu jamaah haji asal Indonesia yang memamerkan emas sepulang dari Tanah Suci Mekkah. Berikut ini sosok haji asal Indonesia yang dimaksud yang diduga memborong emas di Arab.
Seperti diketahui kalau jamaah haji mulai meninggalkan Arab Saudi, termasuk dari Indonesia. Hanya saja ada yang menarik dengan jamaah Indonesia. Pasalnya baru-baru ini warganet dikejutkan dengan kemunculan jamaah haji yang memamerkan emas saat tiba di bandara Indonesia.
Publik pun terkejut dengan video tersebut, sehingga banyak yang penasaran dengan sosok dari haji yang dimaksud. Berdasarkan data yang kami himpun, berikut ini sosok haji asal Indonesia yang memborong emas di Arab Saudi.
Profil Suarnati Daeng Kanang
Sosok haji yang dimaksud bernama Suarnati Daeng Kanang. Haji perempuan yang satu ini tinggal di Jalan Muhammad Tahir Lepping, Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Haji asal Makassar ini memiliki beberapa bisnis dan usaha yang jadi sumber pemasukan.
Pertama, Haji Suarnati memiliki toko bahan campuran yang terletak di depan rumahnya.
Kemudian di Makassar dirinya juga memiliki usaha burger yang diberi nama Hilda Burger. Ketiga, dan mungkin yang paling besar, adalah usaha kos-kosan yang dimilikinya.
Haji Suarnati Daeng Kanang juga memiliki rumah yang dikontrakkan di area Jembatan Merah Jalan Cenderawasih, Kota Makassar. Dengan pendapatannya yang besar, tidak membuat Haji Suarnati Daeng sombong dan lupa diri.
Sosok Suarnati Daeng Kanang juga dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan dan suka berbagi. Diungkapkan oleh orang-orang di sekitar rumahnya, bahwa perempuan paruh baya itu selalu berpartisipasi setiap ada kegiatan dan memberikan sumbangan saat masyarakat mengadakan acara.
Di momen hari raya, Haji Suarnati juga sering berbagi kepada masyarakat sekitar untuk turut memberikan kebahagiaan dan rejeki yang didapatkannya. Dikenal memiliki hubungan baik dengan masyarakat di lingkungannya, sehingga namanya memang cukup harum di area tersebut.
Baca Juga: Disebut Buro Happold Tak Sesuai Panduan, PDIP Duga Ada Malpraktik Pembangunan JIS Warisan Anies
Dari 180 gram emas yang dimilikinya ini, tidak semua dibeli di tanah suci. Ia mengaku, sudah membeli emas sejak sebelum berangkat dengan jumlah 80 gram. Kemudian di Tanah Suci ia kembali membeli lagi sejumlah 100 gram sehingga totalnya 180 gram.
Emas ini dibeli dalam rangka memenuhi nazar yang dimilikinya. Ada kepuasan tersendiri yang didapatkan ketika ia membeli emas di Tanah Suci, dan ia mengaku lebih berkharisma ketika memakai emas dari tanah suci ini. Bagaimana sudah jelas bukan? Semoga ini menjawab rasa penasaran Anda semua ya!