Partai Golkar memanas jelang Pemilu 2024. Ketua Umum Airlangga Hartarto digoyang. Posisinya diusulkan untuk diganti.
Eksponen partai yang tergabung dalam Pemrakarsa Penggerak Kebangkitan Partai Golkar mengusulkan adanya Musyawarah Nasional Luar Biasa atau Munaslub.
Namun, kabar mengenai dorongan Munaslub tersebut dibantah Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F. Paulus.
"Nggak ada. Di rapat Dewan Pakar itu nggak ada kok," kata Lodewijk dikutip dari suara.com, Kamis (13/7/2023).
Dia mengungkapkan, Dewan Pakar Partai Golkar memang merekomendasikan tiga poin, namun tidak ada sama sekali mengenai Munaslub.
Lodewijk kembali menegaskan bahwa tidak ada usulan Munaslub seperti yang beredar.
"Ya, kepala orang isinya macam-macam, kita nggak tahu lah. Tapi yang jelas dari dewan pakar tidak ada," kata Lodewijk.
Sementara itu, menanggapi Anggota Dewan Pakar Ridwan Hisjam yang menyebutkan sejumlah figur potensial pengganti Airlangga Hartarto, Lodewijk tidak banyak komentar. "Ya, hampir semuanya disebut," kata Lodewijk.
Sebelumnya, eksponen Partai Golkar melakukan pertemuan dengan dewan pakar partai di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (12/7/2023).
Baca Juga: 3 Calon Lawan Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia U-17 2023
Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam menerima rekomendasi mengenai Munaslub. Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Hisjam juga menerima surat terbuka mengenai penilaian sosok Ketua Umum Partai Golkar.
Menurutnya, ada banyak figur yang bisa menggantikan Airlangga Hartarto. Beberapa tokoh tersebut juga memiliki posisi strategis di pemerintahan.
"Orang yang duduk di pemerintahan, super hebat, siapa yang selevel oleh Pak Airlangga, ya Opung Luhut Binsar Pandjaitan, itu kalau mau dilihat yang super hebat. Kalau Airlangga dibilang tadi menko ya kalau menko itu kan sekarang dia bantu apa itu, marinves, investasi," kata Ridwan.
Selain Luhut, ada Menko PMK Muhadjir Effendy yang pernah menjadi pengurus Golkar Malang saat zaman orde baru, Menkopolhukam Mahfud MD, hingga Agus Gumiwang.