Nama pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong beberapa kali sempat memanas. Hal itu tak lain dengan ditariknya para pemain muda Persija Jakarta untuk melakoni pemusatan latihan.
Saat ini gelaran turnamen untuk Timnas Indonesia baik senior dan kelompok umur belum sepenuhnya bergulir. Tentu hal ini memberikan suasana yang lebih tenang bagi pelatih klub untuk mengarungi Liga 1 2023/2204.
Thomas Doll yang kerap bersenggolan dengan Shin Tae-yong baru-baru ini terlihat mengikuti gaya taktik pelatih Timnas Indonesia itu.
Di mana Shin Tae-yong kerap merekrut pemain muda untuk bertanding di setiap turnamen yang diikuti. Meski tak sepenuhnya mengecewakan, pemain muda didikan pelatih asal Korea itu makin tajam.
Kembali ke Thomas Doll, mantan pelatih Borussia Dortmund itu memiliki ambisi untuk menjuarai Liga 1 musim ini. Para pemain muda hasil didikan Shin Tae-yong kerap diterjunkan dalam laga terakhirnya.
Akun Instagram @garudafansbook, menyoroti para pemain muda di Timnas Indonesia U-22 yang bertarung di Liga 1. Pemain Persija, tercatat paling banyak diterjunkan saat turnamen itu bergulir.
"Daftar pemain U-22 yang diturunkan di Liga 1 2023 pekan kelima," tulis akun tersebut dikutip, Senin (31/7/2023).
Terlihat skuad asuhan Thomas Doll paling konsisten memainkan penggawa mudanya.
Rizki Ridho dan Rio Fahmi menjadi pemain muda yang diterjunkan full 90 menit saat berhadapan dengan Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Dahsyat! Shayne Pattynama Antar Kemenangan Viking FK di Liga Norwegia, Dia Jadi Starter
Selanjutnya, Witan Sulaeman pemain usia 21 tahuh ini dimainkan 61 menit dan membuat 1 assist untuk Ryo Matsumura.
Thomas Doll dianggap meniru taktik Shin Tae-yong dengan menerjunkan pemain 20 tahun ke bawah, yakni Rayhan Hanan, Akbar Arjunsyah dan Dony Tri Pamungkas.
Sebanyak enam pemain muda menghiasi lapangan Persija saat itu.
Terpisah, Thomas Doll mengaku bahwa menghadapi Persebaya dirinya akan membuat strategi yang berbeda.
"Setelah laga terakhir, persiapan tim lebih banyak taktikal dan banyak berlatih satu lawan satu. Saya berharap persiapan ini membawa perbedaan," ungkap dia dilansir dari laman resmi klub.
Perbedaan dengan banyak menurunkan pemain muda ini menjadi salah satu yang disorot. Di sisi lain, Thomas Doll juga tak menampik bahwa pemain muda Indonesia mampu berkembang lebih pesat, tak menutup kemungkinan mereka berpeluan bermain di Liga Jerman.