PSS Sleman banjir sanksi buntut suporter masuk ke lapangan pascakalah dari Persija Jakarta, pekan lalu.
Berlaga di Stadion Maguwoharjo, Jumat (4/8/2023) lalu, PSS Sleman justru tak berkutik kala menjamu Persija Jakarta.
Pada laga tersebut skuat Elang Jawa takluk dengan skor mencolok 1-3.
Melihat situasi tersebut, sejumlah suporter yang geram melihat kekalahan tim kesayangannya merangsek ke lapangan. Beberapa berupaya melontarkan protes terhadap kinerja wasit, sementara lainnya protes ke bench pemain.
Tak hanya itu aksi lempar botol air mineral hingga ujaran kebencian juga sempat mewarnai kelar laga tersebut.
Fatal bagi PSS Sleman. Gegara aksi tak terpuji yang dilakukan oknum suporter tersebut, mereka dikenai sejumlah sanksi oleh Komdis PSSI.
Merujuk kepada Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4, dan Lampiran 1 nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, PSS Sleman dikenakan sanksi penutupan sebagian stadion yaitu seluruh Tribun Selatan sebanyak dua pertandingan saat menjadi tuan rumah.
Dengan kata lain, para Sleman Fans yang biasa menyemangati dari tribun Selatan tak lagi bisa beraksi kala PSS Sleman menjamu Bhayangkara Presisi Indonesia FC dan Persebaya Surabaya.
Disamping penutupan tribun selatan, PSS Sleman juga dijatuhi denda Rp25.000.000,- (dua puluh lima juta Rupiah) dan pengulangan terhadap tindakan ini akan berakibat hukuman yang lebih berat bagi PSS.
Sanksi Komdis PSSI terhadap PSS Sleman itupun menuai beragam komentar dari para Sleman Fans.
Tak sedikit yang kecewa bahkan meminta pertanggungjawaban oknum suporter yang nekat turun ke lapangan untuk ikut membayar denda.
"Yang turun ke lapangan kemaren ikut patungan berapa?" tanya arn.
"Dipikir terlihat hebat turun ke lapangan, wkwkwk. Wajahmu keshoot viral sosmed lalu kelihatan sangar wkwkwk," tulis farr.
"Yang turun lapangan kemaren suruh bayar denda," tulis pans.
"Dendanya suruh nanggung yang masuk lapangan," kata akur.