Pelatih Asing Enggan Lepas Pemain ketika Dibutuhkan ke Timnas, Erick Thohir Beri Peringatan Tegas

Suara Joglo

Selasa, 15 Agustus 2023 | 21:06 WIB
Pelatih Asing Enggan Lepas Pemain ketika Dibutuhkan ke Timnas, Erick Thohir Beri Peringatan Tegas
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat bersama Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi di laga FIFA Matchday, Indonesia vs Argentina. (Instagram/@ericthohir)

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, akhirnya memberikan pernyataan mengenai kontroversi seputar penolakan pelatih asing untuk melepaskan pemain ke Timnas Indonesia U-23. 

Dalam pernyataannya, ia dengan tegas mengingatkan akan perlunya kebijakan yang lebih ketat terkait penggunaan jasa asing, baik itu dalam kapasitas pelatih maupun pemain.

Erick Thohir menjelaskan bahwa pendapatnya ini berdasarkan situasi di mana beberapa pelatih, seperti Thomas Doll dari Persija Jakarta dan Bernardo Tavares dari PSM Makassar, enggan melepaskan Rizky Ridho dan Dzaky Asraf untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.

Meskipun pemain-pemain ini bersedia memperkuat timnas dalam kompetisi Piala AFF U-23 2023, mereka tidak dapat bergabung karena kompetisi tersebut tidak termasuk dalam jadwal FIFA.

Erick Thohir juga menyadari bahwa Piala AFF U-23 hanyalah turnamen sementara. Bagaimanapun, menurutnya, pemain seharusnya diizinkan untuk bergabung dengan tim nasional jika mereka memiliki keinginan untuk memperkuat negara.

"Kami telah meminta Exco untuk merevisi peraturan liga tahun depan. Seperti biasa, izin dari Kemnaker diperlukan bagi pekerja asing di Indonesia, sebagaimana izin yang kita butuhkan saat bekerja di luar negeri," kata Erick Thohir dikutip dari Suara.com, Selasa (15/8/2023).

Erick Thohir juga menggarisbawahi pentingnya pemain asing untuk menghormati Timnas Indonesia. Ia mengusulkan bahwa pemain asing harus memahami dan menghormati kultur sepak bola Indonesia. 

"Mereka memperlakukan asisten dan pemainnya dengan hormat, jangan bentak sembarangan, kita bukan bangsa yang bisa direndahkan. Jadi perlu menghormati adat istiadat kita. Mereka di sini tak hanya memberikan prestasi, tapi juga membina sepak bola Indonesia, kalau tidak buat apa hanya kejar prestasi tapi tak ada kontribusi untuk bangsa," kata pria yang menjabat Menteri BUMN itu.

Erick Thohir menambahkan bahwa langkah selanjutnya adalah melakukan standarisasi terhadap pelatih. 

baca juga

Hanya pelatih yang memenuhi syarat yang akan diizinkan bekerja di Indonesia. Pada akhirnya, Erick Thohir berharap adanya tes mental dan evaluasi kualitas bagi pelatih, untuk memastikan bahwa mereka tidak hanya membawa prestasi tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi sepak bola Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buka Peluang Pemain Tottenham Perkuat Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Pesimis Naturalisasi Selesai Tepat Waktu

Buka Peluang Pemain Tottenham Perkuat Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Pesimis Naturalisasi Selesai Tepat Waktu

Bola | Selasa, 15 Agustus 2023 | 20:17 WIB

3 Faktor Timnas Indonesia U-23 Dianggap Jadi Kandidat Juara Piala AFF U-23 2023

3 Faktor Timnas Indonesia U-23 Dianggap Jadi Kandidat Juara Piala AFF U-23 2023

Bola | Selasa, 15 Agustus 2023 | 19:57 WIB

Punya Kualitas di Atas Rata-rata, Bima Sakti Puji Habis-habisan Welber Jardim

Punya Kualitas di Atas Rata-rata, Bima Sakti Puji Habis-habisan Welber Jardim

Bola | Selasa, 15 Agustus 2023 | 19:59 WIB

Terkini

Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas

Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:05 WIB

Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar

Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:04 WIB

5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?

5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:02 WIB

Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar

Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:00 WIB

Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan

Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:00 WIB

Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini

Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:54 WIB

Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain

Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:52 WIB

Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau

Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:50 WIB

Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium

Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:41 WIB

Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?

Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:37 WIB