Persidangan perceraian antara Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Bekasi pada Rabu (16/8/2023). Agenda sidang kali ini adalah mediasi, yang dihadiri oleh semua pihak yang terlibat.
Selama 25 menit, Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan berpartisipasi dalam proses mediasi di ruang sidang. Keluar dari ruang sidang pada pukul 12.47 WIB, keduanya mengumumkan dengan tak terduga bahwa mediasi mereka telah sukses.
Kesepakatan akhirnya tercapai di antara Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan untuk rujuk. Dokumen kesepakatan perdamaian yang disetujui oleh keduanya juga telah diberikan kepada Majelis Hakim.
"Sebenarnya dari awal sudah ada usulan perdamaian yang diajukan dan Rendy sudah menunjukkan sikapnya terhadap hal itu," kata Lady dikutip dari Suara.com, Rabu (16/8/2023).
Di sisi lain, Rendy Kjaernett yang berusaha untuk membenahi rumah tangganya mengaku bahwa sepakatnya untuk rujuk, tinggal menunggu proses akta keluar.
"Kami hanya menunggu usulan perdamaian untuk diresmikan, jika keputusannya adalah merujuk, maka kami tinggal menunggu proses akta."
Meskipun gugatan cerai tidak dicabut, Lady Nayoan menerima permohonan damai dari suaminya, yang juga ayah dari tiga anak mereka.
Setelah persetujuan hakim atas usulan tersebut, mereka akan menerima akta perdamaian sebagai tanda resmi rekonsiliasi.
Keputusan ini sebagian besar didasari oleh keyakinan dan doa Lady Nayoan kepada Tuhan. Menurutnya, keputusannya saat ini adalah apa yang dikehendaki Tuhan untuk rumah tangganya.
Baca Juga: Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett Kembali Harmonis, Netizen: Syahnaz Jangan Rusak Lagi!
Dia mencatat bahwa ada banyak momen yang menjadi petunjuk Tuhan baginya, sehingga dia memilih untuk menerima kembalinya Rendy Kjaernett.
"Dalam doa saya, saya bertanya kepada Tuhan apa yang Dia inginkan, dan jawabannya adalah damai dan sejahtera. Jadi, saya mengambil langkah tersebut. Ini bukan kehendak saya, melainkan kehendak Tuhan," ujar Lady Nayoan dengan suara gemetar.
"Tidak hanya satu momen yang menentukan, karena Tuhan memberikan banyak jawaban. Sebelumnya, saya tidak memiliki alasan untuk bertahan, tetapi Tuhan memberi banyak jawaban yang melimpah," ungkap dia.