Arema FC menjalani tren buruk di awal kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.
Dengan materi pemain yang bisa dikatakan 'wah', tim Singo Edan justru terpuruk di dasar klasemen.
Tak hanya itu saja, Arema FC juga satu-satunya klub yang belum memetik kemenangan dan baru mengemas dua poin hasil seri melawan Persib Bandung dan Persis Solo.
Dengan performa buruk itu, muncul isu jika tim biru-biru itu bakal mundur dari kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air.
Melansir akun Twitter @MafiaWasit, Selasa (15/8/2023), mereka melempar rumor kalkulasi seandainya Dedik Setiawan dan kawan-kawan mundur dari Liga 1.
"Ini kalau @AremafcOfficial MUndur dari Liga 1, yang diuntungkan cuma @persisofficial dan @persib. Karena hanya merekalah yang ga bisa menang lawan klub ga jelas itu!," tulis @MafiaWasit yang dilansir Suara Joglo, Selasa (15/8/2023).
Jika benar-benar mundur, Arema FC bakal menerima sederet hukuman.
Dalam Pasal 7 Regulasi Kompetisi Liga 1 2022/2023 mengatur soal klub yang mengundurkan diri setelah kompetisi dimulai. Arema terancam hukuman berat jika mundur.
Berikut ini 6 hukuman yang bakal diterima Arema FC:
Baca Juga: Ongkos Politik Mahal, ICW Sebut Banyak Celah bagi Caleg untuk Lakukan Politik Uang
1. Penghapusan Seluruh Hasil Pertandingan
Seluruh hasil pertandingan yang sudah dijalani menjadi tidak sah dan otomatis dihapus dari klasemen akhir Liga 1, termasuk untuk tim lawan.
Kemudian sisa pertandingan Arema FC akan dihilangkan dari jadwal.
2. Bayar Kompensasi Sponsor
Manajemen Arema FC juga perlu membayar kompensasi kepada beberapa pihak terkait. Nilainya akan ditentukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga.
3. Denda Komdis PSSI