Hingga pekan kesembilan BRI Liga 1 2023/2024 terlewati, Arema FC masih saja terpuruk. Klub sarat sejarah ini justru betah berada di dasar klasemen Liga 1. Musim ini
Pada laga terakhir, klub berjuluk Singo Edan itu berhasil menyamakan skor dengan Persija Jakarta 2-2 di Stadion Patriot Candrabhaga.
Namun, pada laga tersebut, kebersaamaan GM Arema FC, Yusrinal Fitriandi bersama Fernando Velente di tribun VVIP justru mencuri perhatian. Banyak yang berspekulasi bahwa eks juru taktik klub Shakhtar Donestsk itu akan mennjadi nahkoda baru Arema FC.
Apalagi, rekam jejak Fernando Velente yang sekaligus merupakan ayah Kapten Persebaya Surabaya, Ze Valente, itu juga tidak usah diragukan. Juru Taktik 64 tahun ini kenyang pengalaman sebagai pelatih sepak bola di Eropa.
Profil Fernando Valente
Fernando Velente memulai kariernya sebagai pelatih saat membersamai klub Portugal, Freamunde pada 1992-1993. Namun, hal itu tak berlangsung lama, ayah Ze Velente ini justru memilih vakum cukup lama dari lapangan hijau.
Setelah sembilan tahun vakum, ia kemudian kembali dengan menjadi juru taktik AD Lousada (2004-2005). Pada tahun 2009-2012, Fernando Velente menangani Paredes.
Setelah itu ia mengalami beberapa perpindahan klub dari Espinho (2012-2013), Desportivo Aves (2013-2014), Santa Clara (2014-2016), dan Varzim (2018-2019).
Baru setelah bertahun-tahun berkarier di Portugal, Fernando Valente kemudian menerima tawaran klub terkuat Ukrainian Premier League, yakni Shakhtar Donetsk (2019-2021). Namun, setelah tiga tahun di Ukraina, ia kembali ke Portugal dan menanganni Estoril U-23.
Baca Juga: Terungkap! Konsorsium Ternyata Tak Datangi Seluruh Lokasi BTS 4G, Alasannya Tak Sanggup
Kontrak Fernando Valente itu berakhir pada 5 Oktber 2022 lalu, akan tetapi hingga kini belum mendapatkan klub baru.
Oleh karena itu, kabar mengenai manajemen Arema FC yang mendekati Fernando Valente itu cukup santer dibicarakan. Pasalnya, Arema FC sendiri membutuhkan pelatih asing sudah cukup lama.